Results for tag "annisa"

11 Articles

Akhwat Zone: Pelatihan Merajut ala Taman Kreasi An-Nisa

0

BANDUNG – Departemen Annisa kembali melakukan terobosan baru. Kali ini bertajuk “Taman Kreasi Annisa” edisi pelatihan merajut khusus akhwat yang dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada Sabtu (1/4) dan Minggu (2/4) pukul 13.00 hingga 17.00 WIB. Pelatihan dipandu oleh pemateri yang merupakan mahasiswi mahasiswi pascasarjana Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, Sari Yuningsih, S.Pd, yang telah lama menggeluti dunia merajut. Teh Sari telah menghasilkan beberapa karya seperti boneka, tas, baju dan sebagainya. Pelatihan juga dipandu oleh Khozinatus Sadah sebagai pemateri pendamping.

Pelatihan hari pertama dilaksanakan di Gedung Sayap Selatan (GSS) A Masjid Salman ITB diikuti oleh lebih kurang 40 peserta dari berbagai fakultas dan universitas di Kota Bandung. Peserta dibekali satu gulung benang katun dan satu buah hakpen (jarum untuk merajut). Setelah duduk lesehan di dalam GSS A, pemateri menyampaikan pendahuluan dan pengenalan tentang peralatan merajut secara umum. Teh Sari menyampaikan materi dengan luwes dan menarik sehingga peserta tidak merasa bosan. Hari pertama pelatihan yaitu tutorial pembuatan tusuk rantai, tusuk tunggal dan tusuk ganda. Peserta tampak antusias dan bersemangat.

Pengenalan Peralatan Merajut oleh Sari Yuningsih, S.Pd selaku Pemateri

Peserta dibagi menjadi kelompok kecil yang terdiri dari 5-6 orang. Satu kelompok dipandu oleh anggota Departemen An-nisa. Pelatihan berlangsung tertib hingga istirahat sholat Ashar dan dilanjutkan kembali hingga pukul 17.00 WIB.

Peserta Pelatihan Merajut yang dibagi Menjadi Kelompok Kecil

Hari kedua pelatihan merajut dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB bertempat di kantin East Corner ITB yang berlokasi di belakang FTTM ITB. Pelatihan masih dipandu oleh pemateri yang sama tetapi dengan tema yang berbeda yaitu tutorial pembuatan boneka, bros dan gantungan kunci.

Pelatihan Merajut Hari Kedua di Kantin East Corner

Teh Uci, manajer kantin East Corner, menyambut postif terhadap kegiatan pelatihan merajut ini, “Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancer di East Corner. Semoga kedepanna Kamil bisa sering-sering silaturrahmi ke East Coner. InsyaAllah, kita akan dukung untuk pergerakan dakwahnya.”

Pelatihan hari kedua ditutup pada pukul 17.00 WIB. Departemen Annisa menambahkan akan melakukan follow up setiap minggu agar peserta tidak lupa dengan teknik merajut yang telah dijelaskan dan harapannya dapat menyelesaikan satu produk. Hal ini senada dengan penyampaian dari pemateri, Teh Sari, “Kegiatannya sangat menarik. Harapannya pelatihan ini hanya sebagai awal dan terus dilakukan secara rutin tiap pekan. Akan bermanfaat kedepannya untuk usaha atau mengisi waktu luang. Programnya dibuat terus, ya. Pesannya ntuk panitia semoga lebih solid lagi.”

Aang, salah satu peserta pelatihan merajut, menambahkan , “Sering-sering adakan acara seperti ini. Sarannya ada pembimbing di tiap kelompok. Untuk kepanitiaan harusnya lebih mengerti terlebih dahulu agar bisa memandu peserta. Harapannya untuk kegiatan selanjutnya adakan pelatihan menjahit.”

Syifa, mahasiswi Pascasarjana SAPPK, juga megungkapkan kepuasannya terhadap pelatihan merajut ini “Untuk acara besar kali ini saya akui sudah sangat termanajemen dengan baik dan dikelola dengan panitia yang cukup dan kompak juga. Acara ini sudah sangat sukses dan memuaskan juga karena diikuti dgn fasilitas-fasilitas pelatihan yang lengkap, dimulai dari snack, alat, dan bahan, infocus, pengeras suara, hingga tempat yang benar-benar diperhatikan. jadi over all kesannya bagus deh. Lanjutkan terus dan semangat selalu untuk pengadaan follow up merajutnya ya….panitia dan pesertanya.” Di akhir testimoninya Syifa juga menambahkan pesan, “Sebaiknya untuk hari kedua di sms satu persatu ke pesertanya, sebagai reminder dan juga sebagai petunjuk kepada peserta jikalau ada informasi penting yang berubah, seperti tempat tadi.

Pelatihan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan berupa sertifikat kepada pemateri dan dilanjutkan dengan foto bersama.

 

Penulis dan editor: Mutiara

0

Cakrawala Perdana mengupas Motivasi dan Bekal Half a Deen bersama Teh Fufu

0

BANDUNG – Departemen An-Nisa, departemen terbaru di kepengurusan Kamil 2017, baru saja mengadakan kajian Cakrawala (Bicara Perkara Wanita Shalihah) perdana pada hari Sabtu, 17 Maret 2017 di Gedung Serba Guna (GSG) Masjid Salman ITB. Cakrawala merupakan kajian dalam bentuk bincang-bincang khusus perempuan yang rutin diadakan satu kali dalam sebulan. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Cakrawala pada kepengurusan Kamil sebelumnya dibawah koordinasi Departemen Syiar. Tema yang diangkat pada Cakrawala perdana ini adalah “Half a Deen: Motivasi dan Bekal” dengan pembicaranya adalah Foezi Citra Cuaca Elmart atau yang akrab disapa Teh Fufu.

Acara ini dihadiri lebih kurang 115 peserta dari berbagai institusi, seperti dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjajaran (UNPAD), Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan peserta umum. Setelah melakukan registrasi, peserta diberi snack dan dipersilakan untuk menempati ruangan yang telah disediakan. Acara dibuka pada pukul 16.10 WIB oleh moderator dan kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an, serta materi yang disampaikan oleh Teh Fufu.

Suasana Penyampaian Kajian “Half a Den: Motivasi dan Bekal “yang disampaikan oleh Teh Fufu

Selain tema acara yang menarik, Teh Fufu juga mampu menyampaikan materi secara atraktif dan interaktif. Teh Fufu juga melakukan permainan ditengah materi yang disampaikan, sehingga peserta tidak merasa bosan. Acara ditutup pada pukul 18.00 WIB dengan tiga pertanyaan dari peserta seputar materi yang telah disampaikan. Pada akhir kajiannya, Teh Fufu menyampaikan nasehat, “Cintailah diri kita terlebih dahulu. Fokuslah pada hal-hal yang bisa membuat diri kita menjadi pribadi yang lebih baik dan jangan lupa luruskan niat.”

Penyerahan Kenang-kenangan dari Departemen An-Nisa kepada Pemateri

“Kajian-kajian seperti ini sangat bagus diadakan pada lingkup kampus. Apalagi dengan tema seperti ini, karena tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan akses untuk mengikuti seminar pra nikah.” papar Teh Fufu pada tim redaksi Media Kamil. “Lanjutkan saja mengadakan kajian seperti ini, karena seminar pada umumnya, seperti seminar tentang bisnis atau pendidikan telah banyak dilakukan, jadi sangat bagus mengangkat tema yang berhubungan dengan keluarga,” tutupnya.

Wahidah, Ketua Departemen An-Nisa, juga mengungkapkan hal senada. “Luar biasa! Terharu karena banyak peserta yang datang, serta staff An-Nisa yang solid dan kreatif dalam melayani peserta, meskipun acara sedikit terlambat karena masalah teknis. Harapan kedepan semoga An-Nisa semakin kompak di acara Cakrawala bulan depan dan bisa mengatasi semua kendala yang ada, khususnya masalah keterlambatan acara. Semoga peserta terutama akhwat Kamil tidak lelah untuk mengikuti acara An-Nisa selanjutnya.”

NB: untuk live streaming video kajian Cakrawala selanjutnya, insyaAllah dapat dilihat pada akun facebook Departemen An-Nisa:  https://www.facebook.com/teropong.annisa

— Ditulis oleh: Mutiara Fajar —

 

0