Author Archives: humed

  • 0

Agar Menjadi Cantik bagi Seorang Muslimah

Setiap wanita pasti ingin terlihat cantik. Banyak cara dilakukan agar terlihat memiliki wajah cantik seperti perawatan ke salon kecantikan atau dengan memakai produk-produk kosmetik mahal. Padahal, bagi seorang muslimah sejatinya kecantikan tidak hanya cukup dengan paras yang cantik. Kecantikan dari luar harus disertai pula dengan akhlak yang baik. Kecantikan dari dalam atau inner beauty bahkan jauh lebih baik dan berharga dibanding hanya cantik dari luar saja. Karena kecantikan wajah akan pudar seiring dengan berjalannya waktu, sementara kecantikan dari dalam atau kecantikan hati akan tetap ada dan selalu membuat kita terlihat menarik. Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada parasnya atau barang-barang yang melekat pada dirinya. Kecantikan sejati seorang wanita ada di dalam hatinya, dalam imannya, takwanya, dan kecintaannya terhadap agama.

Seperti pada hadits Rasulullah berikut ini: ”Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta kalian, tapi ia melihat hati dan amal kalian.” (HR.Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah).

Dalam hadits lain Rasulullah mengatakan bahwa wanita shalehah adalah sebaik-baik perhiasan dunia. Dari Amr ibnu ra : ”Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhisannya adalah wanita shalehah.” (HR.Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai)

 

Sebagai perempuan muslim, ada beberapa rahasia yang jika kita terus lakukan Insya Allah akan membuat kita terlihat lebih cantik:

  1. Berwudhu

Selain dapat menyucikan diri, ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa wudhu dapat menjadikan wajah cantik alami dan tampak bersih yang akan membuat wajah tampak berseri. Dengan berwudhu ini, kotoran dan minyak berlebihan pada wajah bisa disingkirkan. Kulit akan menjadi lebih bersih, sehingga jerawat atau komedo bisa dihindari.

Manfaat wudhu selain untuk mendapat kecantikan di dunia juga akan membuat Orang-orang yang senantiasa menjaga wudhunya dan melakukan cara berwudhu yang benar, maka dihari kiamat kelak mereka akan datang dengan wajah yang berseri-seri. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist:
“Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu’.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

  1. Sholat Tahajud

Dengan rajin bangun di sepertiga malam  mendirikan sholat tahajud maka akan menjadikan wajah bersinar di siang harinya. Ungkapan itu pun sudah banyak disebutkan di dalam hadist-hadist.

Rasulullah bersabda, “Barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan atau cantik di siang harinya.” (HR Ibnu Majah)

  1. Memperbanyak puasa sunnah

Pada saat seseorang berpuasa, sistem organ tubuh akan secara otomatis melakukan detoksifikasi pada organ tubuh secara bersamaan. Organ tubuh akan secara otomatis mengembalikan fungsi dan kebutuhan asupan nutrisinya. Dengan berpuasa maka sel-sel dalam tubuh mengalami regenerasi atau peremajaan. Itulah sebabnya jika kita rajin berpuasa sunnah dapat mempercantik diri, membuat kulit kita menjadi bersih, lebih segar, cantik, dan terlihat awet muda. Jiwa yang lebih tenang saat berpuasa, juga akan membantu menenangkan perasaan serta mengurangi stress. Tidak hanya pada wajah, dengan berpuasa dan menjaga pola makan serta asupan air minum yang cukup kuku dan rambut juga akan mengalami regenerasi sehingga lebih sehat dan cantik.

  1. Tersenyum

Penelitan menyatakan bahwa dengan tersenyum bisa membuat kita awet muda serta memancarkan kecantikan dari dalam hati.  Setiap kali kalian tersenyum, terjadi kontraksi pada otot wajah bahkan jumlahnya hingga puluhan dan hal inilah yang menjadi penyebab wajah terlihat awet muda dan lebih cerah sebab tanpa kalian sadari kalian telah melakukan senam wajah setiap kali kalian tersenyum.

  1. Menutup aurat

Menutup aurat merupakan kewajiban bagi tiap Muslimah. Menutup aurat mempunyai banyak manfaatnya untuk tubuh diantaranya untuk melindungi kulit dari sinar matahari sehingga dapat mencegah kanker kulit. Selain itu, Jilbab dapat melindungi rambutmu dari sengatan sinar matahari dan juga polusi. Islam mewajibkan para wanita muslim untuk menggunakan jilbab dan mengulurkannya hingga menutupi dada. Menurut ajaran islam, kecantikan seorang wanita hanya disimpan untuk suaminya, tidak untuk ditunjukkan kepada lelaki yang bukan muhrimnya. Dengan menggunakan jilbab, wanita telihat lebih cantik, anggun, terhormat dan bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Perintah untuk mengenakan jilbab ini tercantum dalam QS Al-Ahzab ayat 59: “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

  1. Menjauhkan diri dari penyakit hati

Walaupun seorang wanita berwajah cantik namun jika memiliki penyakit hati maka tentunya menghalangi kecantikan yang ada pada dalam diri. Penyakit hati membuat wajah menjadi gelap namun jika penyakit hati dapat dihilangkan tentunya akan membuat wajah terlihat awet muda dan cerah sebab tidak adalagi keburukan yang tertingga di dalam hati.

Oleh karena itu, Hindarilah sifat-sifat yang dapat memperburuk hati kita. Seperti hadits Rasulullah yang artinya: “Sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad tersebut. JIka ia buruk, maka buruk pula seluruh jasad itu. Ingatlah, bahwa ia adalah hati.” (HR. Bukhari)

  1. Perbanyak dzikir dan sholawat

Dengan memperbanyak dzikir dan sholawat maka aura kecantikan akan terpancar dari dalam diri kita, serta bisa menambah pahala dan menghapus segala kesalahan dan dosa-dosa kita. Dzikir dan sholawat dapat menenangkan hati dan pikiran. Membuat hati dan pikiran fokus kepada Allah sehingga mengurangi stress. Stress berlebihan dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit wajah. (AFR)


  • 0

Menjemput Ilmu, Departemen Media Kunjungi MQ FM

Category : Home , Media

Bandung-Syiar Islam kian berkembang seiring dengan perkembangan yang pesat dalam bidang teknologi dari waktu ke waktu, baik itu melalui televisi, radio hingga media sosial. Departemen Media 2018 KAMIL Pascasarjana ITB, mengadakan kunjungan ke kantor Radio Manajemen Qalbu 102.7 FM (MQ FM) di Jalan Daarut Tauhid yang merupakan radio komersil mengingat akan pentingnya belajar langsung mengenai metode dakwah serta manajemennya guna memperbaharui departemen media ke depannya.  Kunjungan ini dimaksudkan sebagai salah satu agenda program kerja yakni Sekolah Media 5 yang bertujuan untuk mempelajari syiar / dakwah islam melalui media radio.

View post on imgur.com

Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 19 Desember 2018, di mana dalam kesempatan tersebut, Departemen Media disambut oleh Kang Majid dan Kang Zikri selaku manajer program MQ FM yang memberikan pemaparan mengenai sejarah singkat MQ FM, yang dilanjutkaan dengan diskusi santai nan alot mengenai program-program dalam MQ-FM, respon masyarakat, kriteria penyiar, hingga membahas mengenai manajemen di MQ FM.

Radio yang memiliki prinsip BASIS (Benar, Aplikatif, Sederhana, Inovatif dan Solutif) ini telah berkembang selain on air juga memiliki berbagai kegiatan off air yang didukung dengan berbagai komunitas yang terbentuk dari program radio, selain itu juga didukung dengan perkembangan menggunakan media sosial yang semakin memperluas jangkauan syiar islam Radio MQ FM ini. Hal tersebut memberikan pelajaran berharga bagi Departemen Media, khususnya dalam memanfaatkan perkembangan tren yang ada untuk memperluas syiar islam KAMIL ke masyarakat.

View post on imgur.com

Acara kunjungan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan foto bersama dengan Kang Zikri sebagai bentuk apresiasi atas penyambutan yang hangat dan ilmu yang telah diberikan.

View post on imgur.com


  • 0

SERU! Adiwidya 6 x SILATNAS 2018

Category : Events , Home

BANDUNG– Agenda tahunan KAMIL Pascasarjana ITB, Adiwidya kembali diselenggarakan bersamaan dengan Silaturahmi Nasional pada 16-18 November 2018. Telah dilaksanakan untuk ke-6 kalinya, pada tahun ini, diusung tema Integrated Strategy to Establish National Security Food and Energy to Achieve SDGs 2030, dengan mengadakan beberapa acara berupa Seminar Nasional, Call For Paper dan dirangkaikan dengan Silaturahmi Nasional HIMMPAS Se-Indonesia.

Seminar Nasional (Sendipa)

Seminar Nasional Adiwidya 6 dilaksanakan di Aula Barat Institut Teknologi Bandung yang dibuka secara resmi oleh Dekan SPS ITB, Prof. Pudji Astuti Waluyo MS,Ph.D dan dimeriahkan dengan penampilan Genta Musik Angklung UNISBA

View post on imgur.com

View post on imgur.com

Mengangkat dua tema penting yakni Energi dan Pangan, seminar diawali dengan Keynote Speech, yakni Dr. Ir. Rachmat Mandiana, MA., selaku Direktur Energi, Telekomunikasi dan Informatika Kementerian PPN/Bappenas RI.

Berlangsung sejak pukul 8.00 WIB, acara kemudian dilanjutkan dengan Sesi Diskusi Panel 1 yang mengangkat tema terkait Ketahanan Pangan, dengan mengundang pemateri yakni Dr. Benny Rachman, M.Si (Kepala Pusat Ketersediaan dan Kerawanan Pangan dan Prof. Dr. Muhammad Firdaus, M.Si yang merupakan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB. Dalam Panel Diskusi Sesi 1 yang membahas mengenai Ketahanan Pangan dan Upaya Penanggulangan Kemiskinan ini dipimpin oleh moderator Dr. Iwan Kustiawan, S.T., M.T. dan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada pemateri dan moderator.

View post on imgur.com

View post on imgur.com

Acara kemdian dilanjutkan pada Sesi 2 Panel Diskusi dengan tema Energi, di mana materi pertama disampaikan oleh Ir. Yudo Dwinanda Priaadi M.S (Staf Ahli Bidang Perencanaan Strategis pada Sekretariat Jenderal Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral) dan pemateri kedua ialah Dr. Marwan Batubara, M.Sc. Untuk sesi 2 Panel Diskusi ini, dibahas mengenai Tantangan dalam Upaya Pencapaian Ketahanan Energi Nasional yang dipimpin oleh moderator Brian Yuliarto, S.T., M.eng., Ph.D.

View post on imgur.com

Selain pemaparan materi-materi tersebut, diadakan pula lomba foto instagram dari berbagai sponsor Adiwidya.

View post on imgur.com

CFP

Bersamaan dengan berlangsungnya sesi diskusi panel 2 Seminar Nasional Adiwidya, diadakan pula lomba Call For Paper (CFP) bertema senada dengan Seminar Nasional, yakni Energi dan Pangan. dengan peserta lomba yang hadir yakni 16 tim untuk mempresentasikan paper yang telah melalui tahap seleksi.

Pada sesi presentasi ini, didatangkan juri yang memiliki latar belakang Energi dan Pangan yakni  Angga Dwiartama, Ph.D, Dr. Dian Shofinita, S.T, M.T, Dimas Taha Maulana, S.T, M.T.  Winny Wulandari, S.T, Ph.D, Dr. Efri Mardawati, STP., M.T, Rini Triani, S.Si., M.Sc., Ph.D, Burhanuddin Halimi, S.T, M.T., Ph.D, dan Helen Raflis, B.Sc., M.Eng

Dibagi dalam 4 ruangan (masing-masing 2 ruangan untuk tema Energi dan Pangan), terpilihlah para pemenang 1, 2 dan 3 yakni sebagai berikut:

Juara 1 : Sigit Cahyono, Ucik Ika Fenti Styana, Agus Prasetya, Mochamad Syamsiro (Pengaruh Tekanan Steam-Atomizing Burner terhadap Laju Kenaikan Suhu dan Rendemen Proses Pirolisis Sampah Plastik di dalam Reaktor Rotary Drum) dari Universitas Proklamasi 45
Juara 2 : Rizka Tamania Saptari dan Sumaryono (Kultur Cair Lapis Tipis Tanaman Stevia [Stevia rebaudiana Bert.] untuk Meningkatkan Efisiensi Penyediaan Bahan Pemanis Alami Tanpa Kalori) dari ITB/PPBBI
Juara 3 : Anggun Andreyani, Yanif Dwi Kuntjoro, Hilma Eka Masitoh (Pembangunan Ketahanan Energi Indonesia Berbasis Energi Baru Terbarukan dengan Manajemen Energi Kelistrikan Quintuple Helix Model) dari Universitas Pertahanan.

View post on imgur.com

Silatnas

Penyelenggaraan Adiwidya 6 dirangkaikan dengan Silaturahmi Nasional di mana ITB merupakan tuan rumah pada tahun 2018 ini. Silaturahmi Nasional ini dihadiri oleh berbagai Himmpas se-Indonesia yakni HIMMPAS UNP, HIMMPAS UGM, FOMMPAS UNS, KIPAS UNDIP, HIMMPAS UM, FORSIMMPAS ITS, HIMMPAS UPI, HIMMPAS UNY, HIMMPAS MAULANA MALIK IBRAHIM, HIMMPAS UI, HIMMPAS UNJ, dan HIMMPAS IPB.

Sebagai bagian pembukaan Silatnas, berangkat dari pertanyaan “what’s next?”, mahasiswa pascasarjana dituntut berperan aktif dalam upaya pembangunan negara salah satunya di bidang Energi dan Pangan sesuai dengan topik pembahasan dalam Seminar Nasional Adiwidya 6. Pada kesempatan tersebut, KAMIL Pascasarjana ITB mengajak teman-teman HIMMPAS se-Indonesia untuk duduk bersama, menelurkan pemikiran-pemikiran kritis mengenai hal tersebut dalam sebuah forum Mimbar Akademik. Buah pemikiran dikumpulkan dalam sebuah maha karya, antologi Gelisah dari Pascasarjana, berupa kumpulan esai mengenai Energi, Pangan, Pemuda dan Pembangunan.
Harapannya adalah memotivasi mahasiswa pascasarjana untuk berani menulis, berjuang dengan literasi untuk menyuarakan dan berkontribusi dalam pembangunan negara. Berikut esai terbaik yang mendapat pengharagaan pada acara Silaturahmi Nasional November kemarin sebagai berikut

  1. Widya Oktaviani – UNP Literasi Sains sebagai Solusi Ketahanan Energi Indonesia dalam Dunia Pendidikan
  2. Tri Asih Wismaningtyas – UI Kepada Pemuda : Sebuah Tinjauan Peran Pemuda dalam Pembangunan Masyarakat di Zaman Milenial
  3. Nurhijrianti Akib – UGM Bank Sampah Pesisir : Pengelolaan Sampah dengan Paradigma 3R di Wilayah Pesisir
  4. Muhammad Meiza Jolanda – ITB “ Sistem Integrasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Menjadikan Indonesia Menuju Ketahanan Pangan 2045

Acara inti Silaturahmi Nasional diadakan pada 17 November 2018 di gedung TVST-B ITB yakni Musyawarah Nasional Forsi HIMMPAS Indonesia, yang berlangsung selama satu hari. Sebagai pembukaan musyawarah disampaikan Tausiyah mengenai Adab-Adab Bermusyawarah terlebih dahulu oleh Ust. Nur Ihsan Jundullah.

View post on imgur.com

Dipenghujung Munas Forsi HIMMPAS Indonesia, HIMMPAS UNY terpilih sebagai tuan rumah SILATNAS 2019 dan KAMIL Pascasarjana ITB terpilih sebagai PUSKORNAS FORSI HIMMPAS 2019. Selain itu, diberikan pula beberapa award atau pengharagaan kepada HIMMPAS dengan kategori dan pemenangnya sebagai berikut:

  • HIMMPAS Terupdate: HIMMPAS UI
  • HIMMPAS Terinspiratif: Kamil ITB
  • HIMMPAS Teraktif: HIMMPAS UGM
  • HIMMPAS Termandiri: Kamil ITB

View post on imgur.com

View post on imgur.com

Akhirnya, pada tanggal 18 November 2018, Sebagai penutup rangkaian acara ADIWIDYA 6 X SILATNAS, dilakukan aksi sosial #IndonesiaBangkit di Car Free Day, Dago. Terdapat pula aksi sosial berupa penggalangan dana untuk korban bencana di Palu dan Tasikmalaya, Musikalisasi Puisi dan Teatrikal, menyuarakan saatnya #IndonesiaBangkit dari bencana sekaligus mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bermuhasabah dan berbenah diri demi masa depan yang lebih baik serta membuka hati, mata dan telinga untuk tanggap dalam membantu meringankan beban musibah yang dirasakan oleh saudara setanah air.

View post on imgur.com

View post on imgur.com


Pencarian

Kalender

June 2019
M T W T F S S
« Feb    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Email Subscription

Kamil Twitter

Address

Sekretariat
Gedung Kayu Lt. 2, Komplek Masjid Salman
Jl. Ganesha No. 7 Bandung 40132, Indonesia

Contact

phone: 0857-8286-7789
e-mail: kamil.pascasarjanaitb@gmail.com