Muslimpreneur 4.0 Goes to Jannah

Dakwah Kreatif Departemen Akpro Home Syiar & Pelayanan
0

Notulensi Materi Syiar Cinta Kamil 6 Oleh Departemen Syiar dan Akpro Kamil “Muslimpreneur 4.0 Goes to Jannah” oleh Kang Agung Ardian (Inspirator, Pengusaha) dan Pak dr. Andyka (Inspirator, Pengusaha Muda) bit.ly/joindoasekarang


Bismillahirrahmanirrahim

“Menerapkan Dasar Kerja Creativepreneur Menuju Millenials yang Bertaqwa” Kang Agung Ardian

Jiwa Entrepreneurship dan Intrapreneurship

Jika ada yang bertanya mending kerja atau usaha? Keduanya tidak ada yang salah maupun benar, disinilah pentingnya intrapreneurship, bekerja tetapi berpikir layaknya pengusaha. Pengusaha menyelesaikan tugas dari klien, sedangkan pekerja menyelesaikan tugas dari jobdesc yang ada. Perlu diingat bahwa semakin baik kualitas diri maka akan semakin dihargai perusahaan. Lalu semakin baik kontribusi kita, akan semakin dihargai keberadaan kita.

Terdapat 3 Alasan Utama Mengapa Perlu Memilih Menjadi Pengusaha :

  1. 7 dari pintu rezeki itu salah satunya berdagang
  2. Memberikan kesempatan bekerja bagi oranglain
  3. Berdakwah, punya keunggulan wewenang yg lebih besar

Pengusaha VS Pekerja

Saat menjadi seorang pengusaha maka kita mempunyai keleluasaan untuk membuat suatu kebijakan yang mudah2an berdampak baik. Buatlah peraturan agar oranglain terbiasa beribadah. Dan jangan sekali-kali menjadikan uang sebagai patokan kebahagiaan kita.

“Mungkin uang kita berbeda tapi hak kita untuk bahagia itu sama” (Kang Agung Ardian)

Rasulullah SAW tidak mencontohkan untuk bermewah-mewahan tetapi seorang muslim berhak untuk memilikk kendaraan terbaik, rumah yang luas. Muslim harus nemiliki harga diri, kuat dan tidak bergantung kepada apapun kecuali Allah SWT. Meski begitu kita harus mengetahui angka cukup kita, ketika kita telah mencapai angka cukup kita, maka disitulah peran kita untuk berdakwah. Namun jika belum tercapai maka  janganlah bersedih karena standarnya bukan uang. Jangan biarkan diri merasa tidak berguna, dan berpikir tidak punya keunggulan.

Firman Allah SWT dalam QS. Yunus : 60 artinya “Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri(nya).”

Jangan pernah merasa kerdil karena Allah telah melimpahkan karuniaNya namun seringkali kita tidak bersyukur.Jika kita merasa bingung harus memulai dari mana? Mulailah dari yang mudah dan sederhana.Kemudian lakukan apa yang kamu ketahui maka Allah akan mmberitahu apa yang tidak kamu ketahui.

Sesi Tanya-Jawab

Sesi diskusi dan Tanya jawab bersama Pak dr. Andyka

Pertanyaan :

“Pengusaha sukses itu biasanya banyak melalui pengalaman pahit, saya takut untuk melewati fase itu, saya takut melangkah padahal didepan saya banyak potensi yang bisa saya lakukan tetapi saya takut, bagaimanakah cara agar dapat menghilangkan ketakutan itu?”

Jawaban :

Pak dr. Andyka :

Cara pertama menjadi pengusaha sukses ialah dengan menikahi pengusaha sukses, hehe bercanda. Begini, wajar manusia punya rasa takut, dulu saya punya hutang 2M, kenapa saya punya hutang? Jawabannya karena saya riba, jauh dr Allah, saya blm hijrah, anak gaul jakarta, mindset bisnis hanya bagaimana caranya biar dapat untung banyak. Ubahlah mindset bisnisnya hanya karena Allah (dr. Andyka). Jangan takut jika ada Allah, kalaupun saat usaha punya hutang, jangan takut karena itu ujian dr Allah.

Dalam Hadits Qudsi diterangkan bahwa “Bukankah Allah adalah sebagian dari prasangka hambaNya”

Rubah mindsetnya asalnya “kenapa saya?” menjadi, “Terima kasih Allah karena telah memilih saya, saya diuji karena akan menjadi milyarder”

Berani adalah tetap melangkah, tetap melakukan, tetap bertindak walaupun anda punya rasa takut, tidak mempedulikan “jangan-jangan” yang ada. Kalau kita gak punya Allah akan banyak “jangan-jangan” yang lain. Niatkan bisnis hanya untuk Allah.

QS 47 : 7 “Wahai orang-orang yang beriman, bantu agama Allah, mislim itu harus kaya, harus gagah, sikapnya yang sederhana (izza), tolonglah agama Allah maka Allah akan menolong agamamu, jika menemukan kesulitan itu Allah sedang menguji dan Allah akan berikan pertolongan.

Kang Agung Ardian :

Agar tidak mudah takut dan menjadi lebih berani ialah dengan mempersiapkan semaksimal mungkin usaha yang bisa dilakukan. Takut miskin? Emang pernah kaya? Mulai aja dulu

Pertanyaan :

“Apakah lebih baik fokus satu jenis produk sampai berkembang dan menghasilkan?”

Jawaban :

Pak dr. Andyka :

  • Temukan alasan kenapa pengen jadi pengusaha
  • Pembeda orang sukses dan halal adalah bagaimana cara memperlakukan waktu luangnya. Orang sukses menggunakan waktu luangnya untuk bisnis, membangun aset. Tidak ada yang salah dengan profesimu, apapun profesimu akan salah jika jauh dr Allah SWT.
  • Mulai dari yg kecil dulu, dengan begitu kita bisa mengetahui produk mana yang laku di pasaran (riset pasar).
  • Temukan bisnis apa yg cocok buatmu, cara menemukan bisnis ialah :
  1. Berasal dari problem masyarakat
  2. Siapa yg diajak kerjasama
  3. Apa yang mau kita jadikan bisnis, masalah apa yang belum terselesaikan

Kang Agung Ardian :

Jangan terlalu mengkhwatirkan sesuatu yang belum terjadi, tanggung saja resiko sesuai yang bisa kita tanggung, jangan mementingkan gaya hidup.

Pertanyaan :

“Bagaimana caranya agar dapat sevisi dengan rekan kerja?”

Jawaban :

Kang Agung Ardian :
Selalu berusaha untuk membicarakannya terlebih dahulu sebelum bertindak. Ketika ada problem lihat dari sudut pandang kedua pihak. Sebelum mengambil keputusan tegas, lihat dulu keunggulan orang tersebut, kalau menghambat jangan segan meninggalkan

Pak dr. Andyka :

  • Jadi pengusaha harus punya standar tentang orang yang akan diajak menjadi tim. Buat list kriteria rekan kerja seperti apa yang kita inginkan
  • Sebelum menerapkan kriteria bagi oranglain, lakukan hal tersebut pada diri sendiri
  • Jangan baperan, rules of the game harus jelas dan disepakati dari awal

Pertanyaan :

“Bagaimana agar dapat bangkit dari keterpurukan keadaan perusahaan setelah mengalami kerugian, agar tidak merasa terbebani dan merasa bersalah kepada karyawan atas keadaan yang ada”

Jawaban :

Kang Agung Ardian :
Dalam hidup 90% ada dibawah kendali kita, dan 10% diluar kendali kita (Steven Coffee)

Fokus pada hal yang bsa kta kendalikan, saat menghadapi saat sulit pasti ada hikmahnya. Kita mesti kenal hal apa yang ada dibawah kendali kta dan apa yang engga.

“Kalau mimpi kita besar jangan berpikir kita ujiannya sedikit, semakin tinggi pohon maka akan semakin kencang anginnya”

Pak dr. Andyka :
Komunikasikan permasalahan perusahaan dengan karyawan, mereka harus paham, bahwa sdg ada masalah di perusahaan, jangan sampai kita terlalu memikirkan oranglain, sehingga lupa untuk memikirkan diri sendiri. Saat menemui kesulitan, selamatkan diri sendiri dahulu agar kita bisa membantu orglain.

QS 25:70 “Kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Masalahnya kita masih punya dosa, maka dari itu ada kendala. Syarat terbebas dari kendala adalah :

  • Taubat, beristighfar sebanyak-banyaknya (Rasulullah SAW beristighfar minimal 100x/hari)
  • Meyakini apa yg baik datang dari Allah, apabm yg buruk datangnya dari kita. Biasakan tutup hari dengan mengerjakan sholat taubat sebelum tidur
  • Amal sholeh, sedekah yang banyak, bantu dengan harta dan tenaga

Editor : Mentari Kasih

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *