Tema Halal Lifestyle di Adiwidya 5, Kamil Pascasarjana ITB

Foto Kegiatan berlangsungnya acara Adiwidya 5

BANDUNG – Menghadapi tren global halal lifestyle dewasa ini, Selasa, 31 Oktober 2017, bertempat di Aula Timur ITB, Adiwidya 5 Kamil Pascasarjana ITB menghelat seminar nasional halal lifestyle dengan tema “Innovation in Halal Industry towards Indonesia as the World Halal Lifestyle Center“. Acara ini dibuka dengan penyampaian laporan ketua panitia, Subhan Arif, S.T, Mahasiswa Magister Geologi ITB. Selanjutanya penyampaian sambutan dari Dekan pascasarjana ITB oleh  Prof. Dr. Pudji Astuti Waluyo, MS., dan dibuka langsung secara simbolis oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Dr. Hening Widiatmoko, MA.

Seminar ini menghadirkan pembicara-pembicara yang kompeten dibidang Industri halal. Pemaparan materi diawali oleh Keynote speaker dari Kementrian Pariwisata republik Indonesia, Riyanto Sofyan, B.S.E.E., M.B.A (Ketua Tim Percepatan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata) yang membawakan topik "Peran pemerintah dalam perkembangan industri halal". Selanjutnya disesi seminar, yang menjadi pembicara pertama adalah Dr. Sapta Nirwandar, SE (Ketua Indonesia Halal Lifestyle) dengan topik "Konsep industri halal, peluang dan tantangannya". Pembicara kedua oleh Drs. K.H. ABD Amri Siregar (Ketua Pusat Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal) dengan topik "Implementasi kebijakan UU No. 33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal". Pembicara ketiga oleh Ir. Sumunar Jati (Wakil Direktur III Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia Pusat) dengan topik "Sertifikasi halal, metode dan prosesnya". Pembicara keempat adalah paraktisi dibidang industri halal yakni Elidawati (CEO Alcorps Group) dengan topik "Formulasi dan strategi persaingan industri halal", dan pembicara kelima adalah start up muslim muda bisnis halal, Muhammad Senoyodha Brennaf (CEO PT. Astrajingga) dengan topik "Tips dan trik memulai bisnis dan mendapatkan investor".

Kegiatan seminar ini paralel dengan beberapa kegiatan lainnya seperti presentasi paper oleh peserta Call For Paper dari berbagai kampus di Indoensia bahkan ada satu tim dari negara jiran, Malaysia. Ada juga kegiatan pitching day oleh para start up bisnis halal dari pebisnis pemula yang mempresentasikan ide bisnis halal mereka dihadapan para investor. Beberapa investor yang hadir seperti dari Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB, PT. Cubic ID Highway, dan dari Komisaris PT. Elcorps. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan stand-stand pameran produk-produk halal dari berbagai brand produk halal seperti BNI Syariah, Wardah Kosmetik, Gema Insani, Ayo Hijrah, Nomu Cream, dan Departement Fund Rising Kamil Pascasarjana ITB. 

Acara ini dihadiri oleh 346 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen dan umum. Acara ini juga dihadiri oleh Pejabat LPPOM MUI Jawa Barat, Dekan Pascasarjanan ITB, dan Pusat Halal Salman ITB. Damara Saputra, Mahasiswa Magister Perencanaan Kepariwisataan ITB, Koordinator acara dalam seminar ini menyampaikan bahwa acara Adiwidya ini merupakan acara tahunan oleh Keluarga Mahaiswa Islam (Kamil ) Pascasarjana ITB. Tahun ini diadakan untuk yang kelima kalinya. Tujuan diadakan acara ini adalah memberikan informasi yang berbentuk persuasif dan edukatif kepada masyarakat dan mahasiswa terkait inovasi-inovasi industri halal yang harapan kedepannya dapat memberi sumbangsih dalam perkembangan industri halal. “Kita sangat menyadari bahwa potensi Indonesia untuk menjadi pusat industri halal global sangat besar, untuk itu kita harus bersama-sama mengambil peran dalam mewujudkannya,” ujar Damara.

Penulis: Damara

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>