Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017: Surviving and Thriving

Pemateri Kegiatan Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017

Dari kiri Dr. Akbar Hanif Dawam Abdullah, Bimasatyaji Surya Ramadan dan Prof. Ir. Iwan Kridasantausa Hadihardaja, M.Sc, Ph.D

Foto oleh: Deni Tri

BANDUNG – Tahun ajaran baru 2017/2018 telah dimulai. Hal ini dijadikan sebagai momen untuk saling mengenal, baik terhadap rekan baru maupun kehidupan baru di bangku perkuliahan, khususnya perkuliahan pascasarjana di Institut Teknologi Bandung. Kamil Pascasarjana ITB, dibawah koordinator Departemen PPSDM, mengadakan acara Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017 dengan tema ”Surviving and Thriving” dengan menghadirkan tiga pemateri luar biasa, yaitu Prof. Ir. Iwan Kridasantausa Hadihardaja, M.Sc., Ph.D., merupakan Wakil Dekan Sekolah Pasca Sarjana bidang Akademik dan Penjaminan Mutu, kemudian Dr. Akbar Hanif Dawam Abdullah, peneliti bidang Ilmu Material LIPI serta Bimasatyaji Surya Ramadan, mahasiswa aktif pascasarjana ITB dan pernah menjadi  kandidat Japan Youth Exchange Program in Science pada tahun 2016. Kegiatan ini berlangsung pada Hari Sabtu, 26 Agustus 2017, bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Timur lantai 4. Acara dimulai pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Terdapat lebih kurang 118 peserta dari berbagai fakultas yang ada di Pascasarjana ITB.

Pembicara pertama, Dr. Akbar Hanif Dawam Abdullah, memaparkan penjelasan mengenai motivasi untuk kehidupan mahasiswa pascasarjana. Beliau menekankan bahwa hidup harus bahagia, aktif dan komunikatif, serta harus bisa menentukan langkah selanjutnya setelah lulus pascasarjana. Kemudian materi dilanjutkan oleh Bimasatyaji Surya Ramadan. Mahasiswa pascasarjana Teknik Lingkungan ini menuturkan bahwa banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk menunjang akademik selama di pascasarjana, seperti mengikuti student exchange, seminar nasional atau internasional serta workshop yang sering diadakan di lingkungan kampus. Selain kegiatan akademik di kampus, sama seperti pada saat perkuliahan S1, mahasiswa pascasarjana juga dapat mengembangkan kemampuannya dalam organisasi yang bersifat intrakampus atau ekstrakampus, kegiatan sosial dan hal-hal bermanfaat lainnya, akan tetapi tidak melupakan tujuan utama yaitu menuntut ilmu pascasarjana. Pemateri terakhir yaitu Prof. Ir. Iwan Kridasantausa Hadihardaja, M.Sc., Ph.D. Beliau menuturkan hal-hal senada seperti kiat-kiat mengenal lingkungan perkuliahan, atomsfer pendidikan serta mengenali dosen pembimbing. Kemudian beliau juga memberikan motivasi positif melalui pengalamannya pada saat kuliah pendidikan magister.

Suasana Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017 di GKU Timur Lantai 4

Foto oleh: Deni Tri

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi antara peserta dan pemateri serta penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama. Kemudian, para peserta Sarasehan juga dihibur oleh penampilan perdana kelompok nasyid Kamil, K-Voice, yang membawakan dua lagu religi yaitu Sepi Menyendiri dari Edcoustic dan Tombo Ati dari Opick. K-Voice sendiri terdiri dari tiga personil anggota Kamil, yaitu Kamal dan Damara, mahasiswa pascasarjana SAPPK ITB serta Salim dari pascasarjana FTTM ITB. Acara ditutup dengan pengenalan singkat oleh Faruq, selaku Ketua Umum Kamil Pascasarjana ITB 2017, mengenai struktur organisasi Kamil serta kegiatan-kegiatan terdekat yang akan diselenggarakan.

Lala, salah satu peserta Sarasehan yang merupakan mahasiswa baru pascasarjana Sekolah Farmasi 2017 ini sangat mengapresiasi kegiatan Sarasehan, “Pandangan saya terhadap acara Sarasehan ini, bagus, sesuai dengan ekspektasi. Pematerinya juga sangat bagus karena berasal dari 3 generasi. Pemateri pertama lebih ke akademis, memotivasi banget, menjelaskan bagaimana menjadi bahagia. Untuk pemateri kedua, mungkin karena masih berstatus mahasiswa, jadi saya merasa contoh-contoh kegiatannya lebih real. Kalau yang terakhir lebih ke manajemen hati, bagaimana menata hati untuk bisa bertahan di pascasarjana.”. Hal senada juga diungkapkan oleh Nisa, mahasiswa baru pascasarjana Sekolah Farmasi, “Acaranya sangat bagus, menyenangkan dan memotivasi mahasiswa baru pascasarjana ITB.”

Idriwal, ketua Departemen PPSDM sekaligus koordinator acara Sarasehan kali ini menambahkan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk memfasilitasi mahasiswa baru mengenal lebih dalam kehidupan di pascasarjana ITB, menjadi sarana dialog dan sharing antara mahasiswa dengan pihak kampus, mengenalkan organisasi Kamil serta memberikan bekal kepada mahasiswa baru agar bisa selamat dan sukses meraih prestasi, seperti tema Sarasehan kali ini, “Harapannya semoga peserta mendapat manfaat untuk lebih siap menjalani kehidupan studi di pascasarjana ITB serta dapat bergabung dan berperan aktif di Kamil Pascasarjana ITB,” tutup Idriwal.

Penulis: Mutiara

69 views