Results for tag "kamil2017"

22 Articles

Kamil Pascasarjana ITB Adakan Buka Puasa Bersama Anak Panti Mitra Muslim Bandung

BANDUNG – Departemen Eksternal Kamil ITB kali ini mengajak semua anggota pengurus Kamil untuk berbuka puasa bersama anak panti asuhan Mitra Muslim Bandung yang menjadi lokasi binaan Kamil Mengajar. Adapun Kamil Mengajar merupakan agenda mingguan yang dilakukan oleh tim relawan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar di panti asuhan Mitra Muslim. Kamil Mengajar ini merupakan salah satu program Departemen Eksternal Kamil. Kegiatan buka puasa bersama ini diadakan di panti asuhan Mitra Muslim Bandung pada hari Kamis, 1 Juni 2017 (6 Ramadhan 1438 H). Acara yang dimulai sejak setelah ashar sampai dengan sholat sunnah tarawih bersama ini berlangsung dengan lancar dan sangat khidmat. Diikuti sekitar 43 orang pengurus Kamil dan sekitar 26 orang pengurus dan adik-adik panti asuhan Mitra Muslim. Tujuan acara ini adalah untuk menjalin silaturrahmi antara keluarga besar Kamil ITB dengan adik-adik panti asuhan, demikian diungkapkan Melda, Mahasiswa Magister Fisika ITB, selaku koordinator acara ini. “Acara ini juga bertujuan untuk mengajarkan adik-adik panti asuhan agar lebih care atau peduli dengan masyarakat sekitar karena dalam acara ini juga kita adakan kegiatan bagi-bagi takjil ke tetangga-tetangga yang ada disekitar panti asuhan,” tambah Melda.

Acara buka bersama ini juga bertepatan dengan acara syukuran atas wisudanya lima anak panti asuhan yang telah berhasil lulus dari bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selly, salah satu anak panti yang wisuda mengucapkan terimakasih banyak kepada Kamil yang telah mengadakan acara syukuran ini dengan salah satu acaranya yaitu pemotongan tumpeng. Gadis 15 tahun yang hafal Alquran 5 juz ini bercita-cita akan berkuliah di ITB. Bapak Jojo, selaku pembina panti asuhan Mitra Muslim juga mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas acara yang diadakan oleh Kamil ini. “Ucapan terimakasih ini sudah tidak diuangkapkan lagi dengan kata-kata, semoga kalau saat ini anak-anak ini disantuni, kelak mereka yang akan menyantuni seperti adik-adik mahasiswa semua” ujar Pak Jojo. Acara semakin meriah dengan penampilan dari adik-adik panti yang memiliki bakat seperti bermain rebana, harmonika dan tausiyah singkat. “Ternyata, selain anak-anak panti ini saleh dan salehah, mereka juga punya bakat-bakat yang terpendam,” ungkap Kamal, mahasiswa Magister Perencanaan Pariwisata ITB, salah satu pengurus Kamil ITB. Menjelang waktu berbuka, kegiatan diisi dengan kultum oleh Idriwal, mahasiswa Magister Manajemen Bisnis dengan tema bersyukur berada diantara orang-orang saleh salehah.

Kegiatan Buka Bersama Kamil ITB dengan Anak Panti Asuhan Mitra Muslim Bandung. Foto oleh: Fauzi

Penulis: Damara

Editor: Mutiara

22 views

Kamil Mengajar Jalan-jalan Ke Jendela Alam Lembang

BANDUNG – Departemen Eksternal Kamil ITB adakan kegiatan Kamil Mengajar Jalan-jalan ke Jendela Alam, Lembang bersama adik-adik panti asuhan Mitra Muslim Bandung yang menjadi lokasi binaan Kamil Mengajar selama beberapa bulan terakhir ini. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 21 Mei 2017. Selama ini, adik-adik hanya belajar kita ajari dipanti saja, maka kali ini kita mencari suasana belajar yang berbeda yaitu dengan membawa mereka belajar di alam dan sekalian jalan-jalan. Melda Tapiska, Mahasiswa Magister Fisika ITB, selaku koordinator dari kegiatan ini mengungkapkan bahwa sumber dana dari kegiatan ini adalah buah dari uluran tangan para donatur yang dermawan, “Harapannya, dengan kegiatan yang sangat bermanfaat ini bisa membuat para donatur puas, senang dan terus percaya menyalurkan hartanya membantu adik-adik panti ini”, tambah Melda. Jendela Alam dipilih sebagai lokasi kegiatan Kamil Mengajar Jalan-jalan ini karena di tempat ini adik-adik bisa belajar tentang hidroponik, belajar membuat telur asin dan belajar membuat yogurt. Ilham, salah satu dari adik-adik panti ini mengaku bahwa ia sangat berterimakasih kepada kakak-kakak Kamil Mengajar yang sudah mengajak ke Jendela Alam untuk belajar sambil bermain. “Semoga Allah merahmati kita semua dan kakak-kakak terus bisa mengajar kami dan mengajak kami bermain lagi”, ujar Ilham. Faruq, Ketua umum Kamil ITB yang membuka kegiatan ini mengatakan bahwa melalui kegiatan Kamil Mengajar ini kita dapat belajar banyak, belajar bahwa kebahagiaan yang kita punya bisa kita bagikan untuk orang lain, belajar bahwa banyak anak penerus bangsa di seluruh pelosok negeri ini yang membutuhkan kepedulian kita, belajar bahwa waktu rehat kita dari padatnya aktivitas tidak melulu kita habiskan untuk diri sendiri, tapi bisa dibarengi dengan banyak orang terutama yang membutuhkan.

Kegiatan Kamil Mengajar, Foto: Fajar

 

Penulis : Damara

Editor: Mutiara

11 views

Pelatihan Memasak dan Berbagi Takjil Bersama Departemen Annisa Kamil Pascasarjana ITB

Pelatihan Memasak dan Bagi-bagi Takjil dengan Warga Sekitar. Foto: Vera Dept. Annisa

BANDUNG – Minggu, 28 Mei 2017, Departemen Annisa Kamil Pascasarjana ITB mengadakan pelatihan memasak sekaligus berbagi takjil untuk memeriahkan suasana bulan Ramadhan. Sebanyak 123 gelas takjil dibagikan di dua lokasi yaitu di Masjid Salman ITB dan di Jalan Taman Hewan Kota Bandung. Takjil yang dibagikan adalah bubur kampiun yang merupakan makanan tradisional Sumatera Barat. Diceritakan bahwa bubur kampiun atau yang biasa disebut bubua kampiun ini berasal dari kata “Champion” yang diperkenalkan oleh seorang nenek bernama Amai Zona yang menang dalam acara Lomba Kreasi Membuat Bubur pada awal tahun 1960-an, pasca perang PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, 1958-1961) untuk menghilangkan trauma. Perlombaan ini diadakan di Desa Jambu Aia, Banuhampu, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Isian dari bubur kampiun ini adalah kolak pisang, bubur sumsum, ketan hitam dan bubur candil atau bubua cande. Anggota Departemen Annisa dibantu dengan akhwat dari anggota departemen lain membuat takjil bersama-sama sebelum akhirnya dibagikan kepada masyarakat. Ifa, anggota Departemen Annisa yang merupakan penanggung jawab kegiatan ini mengunggapkan perasaan bahagia  karena dapat membuat takjil bersama-sama, “Seru banget bisa masak takjil bareng-bareng dan juga dapat menambah pengetahuan tentang makanan tradisional Indonesia,” ucap mahasiswa pascasarjana Teknik Elektro ITB ini. Selain Ifa, penanggung jawab kegiatan ini adalah Zin dan Tiffa. “Kebersamaan dan berbagi itu terasa sangat indah. Sedangkan memberi tanpa diminta adalah kejutan yang menyenangkan.” ungkap Zin, mahasiswa pascasarjana Jurusan Desain ITB. Tiffa menambahkan, “Kagum dengan para peserta pelatihan memasak yang telah bekerja sama dengan baik, mulai dari proses memasak, pengemasan, hingga pembagiannya. Dengan demikian, pelatihan memasak dengan tema Berbagi Takjil, Berbagi Kebaikan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan peserta mengenai masakan khas nusantara dan mempererat hubungan silaturahmi antar muslimah di ITB.”

Takjil dikemas dan dibagikan tepat sebelum adzan Magrib berkumandang. “Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar dan terlihat kekompakan diantara masing-masing anggota departemen.” pungkas Dona, mahasiswa pascasarjana F isika ITB yang menjadi leader pembuatan bubur kampiun. Kegiatan berbagi takjil seperti ini diharapkan mampu menjadi jembatan untuk mempererat ukhuwah antar anggota Kamil dan dapat menjadi ladang pahala untuk bersama.

Penulis: Mutiara

19 views