Results for tag "kamil-pascasarjana-itb"

36 Articles

Kajian Islam Tematik: Let’s Move Up!

Kajian Islam Tematik Departemen Syiar dan Pelayanan Kamil Pascasarajana ITB bersama Kang Abe. Foto: Kamal

BANDUNG – Departemen Syiar dan Pelayanan kembali mengadakan Kajian Islam Tematik pada Sabtu, 28 Oktober 2017 bertempat di ruang utama Masjid Salman ITB, Jl. Ganeca No.7, Lb. Siliwangi, Coblong Kota Bandung. Tema kajian kali ini yaitu “Let’s move up!” bersama Ustadz Nur Ihsan Jundullah, Lc atau yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Abe. Beliau merupakan alumni Ummul Quro’ Mekkah dan juga menjadi pemateri pada Kajian Islam Tematik pada bulan sebelumnya, yaitu pada tanggal 26 September 2017. Kang Abe menjelaskan mengenai urgensi hijrah, tingkatan hijrah serta tips agar istiqomah dalam berhijrah.

“Ada lima tips yang dapat dilakukan apabila ingin terus beristiqomah dalam hijrah. Pertama, siapkan orang yang mau menegur kita. Lebih baik orang tersebut ialah yang dekat dengan kita, yang mengerti diri kita. Kemudian sadarlah bahwa istiqomah itu harus dipaksa dan rajinlah mencari ilmu. Selanjutnya, bergaul dengan orang-orang yang sedang hijrah. Caranya adalah dengan berdoa kepada Allah agar dipertemukan dengan mereka. Yang keempat, jangan melebihi batas. Maksudnya adalah beramal sesuai dengan kesanggupan kita. Lebih baik sedikit tetapi continue. Dan yang terakhir adalah beramal dan percaya bahwa Allah sedang melihat kita.” jelas Kang Abe dalam petikan kajiannya kepada lebih dari 100 peserta yang hadir.

Suasana Kajian “Lets Move Up!” di Ruang Utama Masjid Salman ITB

Kajian dimulai setelah shalat Ashar dan diakhiri pada pukul 17.15 dengan diskusi seputar materi. Peserta tampak serius dan menyimak setiap penjelasan dari Kang Abe karena tema kajian kali ini dinilai sangat penting, khususnya untuk anak muda yang sedang mencari jati diri. Bagaimana untuk dapat mempertahankan serta meningkatkan kualitas iman setiap harinya.

Nanda, Sekretaris Departemen Syiar dan Pelayanan menyatakan bahwa kajian ini merupakan kajian kelima yang diadakan Departemen Syiar dan Pelayanan, “Alhamdulillah, berjalan lancar dan semakin bertambah antusiasme peserta di setiap kajiannya. Semoga peserta dapat mengambil ilmu dan manfaat dari kajian ini untuk meningkatkan diri, berhijrah ke kondisi yang lebih baik dan istiqomah dalam hijrah.” pungkasnya.

Penulis: Mutiara Fajar

16 views

Kamil Action 2017 – Sabtu Ceria Berbagi Cerita di Desa Cicayur

Foto kegiatan Kamil Action di Desa Cicayur

BANDUNG – Dini hari tanggal 14 Oktober 2017, barisan mahasiswa berjas hijau tampak siap berkumpul di depan Taman Ganesha ITB. Mereka tak lain adalah anggota Keluarga Mahasiswa Islam (KAMIL) Pascasarjana ITB dan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Farmasi (HMPF) ITB yang akan berangkat menuju Desa Cicayur, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung dengan satu visi untuk memakmurkan masjid dan berbagi cerita di sekolah. Kegiatan Kamil Action 2017 bertajuk Sabtu Ceria Berbagi Cerita yang akan dilaksanakan hari itu, diharapkan bisa menjadi jawaban dari visi mulia tersebut.

Kamil Action adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan untuk merangkul masyarakat di luar gedung kampus ITB. Tahun ini, kegiatan ditujukan untuk adik-adik SDN 1 dan 2 Desa Cicayur yang berdomisili di dekat Masjid Mujahid, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Pukul 8 pagi, kegiatan dimulai diawali dengan lomba islami, dilanjutkan dengan penyuluhan jajanan sehat, garage sale, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Peserta dengan total berjumlah 316 orang tampak antusias dan bahkan berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan lebih dari sekali dalam setahun.

Akhirnya, sekitar pukul 12 siang acara berakhir dan ditutup dengan foto bersama. Semoga segala kebaikan dalam acara Kami Action 2017 dihitung sebagai amal shalih bagi seluruh panitia dan peserta. Aamiiin.

Penulis: Chalimi Fithratu Al Laili, S.T.

 

24 views

Kajian Cakrawala Annisa Kamil Pascasarjana ITB Bersama Teh Patra

Foto : Kegiatan Cakrawala “Be a Good Wife and Mom” Annisa Kamil Pascasarjana ITB
di Gedung Serba Guna Masjid Salman ITB

Bandung – Melihat potret generasi masa kini yang kian mengarah kepada bentuk negatif dari kenakalan remaja, menjadi kekhawatiran tersendiri dalam masyarakat secara luas. Sejatinya, pembentuk karakter utama generasi muda berawal dari keluarga—dari orang tua. Sudah barang tentu peran orang tua berpengaruh besar dalam kualitas generasi yang dihasilkan. Oleh karenanya, pengetahuan bagi orang tua tentang bagaimana mendidik anak yang baik dewasa ini sangat dibutuhkan. Berbagai bentuk edukasi ‘parenting skill’ dirasa perlu untuk dikaji dan dipelajari, bukan hanya bagi mereka yang telah menyandang gelar ibu, namun juga wanita secara umum sebagai bekal ilmu.

Departemen Annisa Kamil Pascasarjana ITB melalui program Cakrawala, mengadakan kajian parenting dan manajemen keluarga bertajuk “Be a Good Wife and Mom” pada Jumat, 20 Oktober 2017. Menghadirkan pembicara Yuria Pratiwi Cleopatra, ST, M.Si atau yang lebih akrab disapa teh Patra, penulis buku Keluarga Muslim Cerdas Finansial, yang masih seorang alumni ITB. Bertempat di Gedung Serba Guna (GSG) Masjid Salman ITB, acara ini dihadiri oleh sekitar 127 peserta dari berbagai kalangan, tidak hanya mahasiswa ITB, melainkan juga mahasiswa universitas lain maupun umum.

Pada kesempatan ini, teh Patra menyampaikan materi seputar edukasi efektif kepada anak mengenai pengenalan, pelatihan dan pembiasaan perilaku apa saja yang harus ditanamkan sejak dini, pentingnya pemahaman terhadap perbedaan keinginan dan kebutuhan anak, serta aspek-aspek yang perlu diperhatikan orang tua dalam mendidik anak. Teh Patra juga menyampaikan pola mendidik anak menurut al Quran. Beliau menjelaskan setiap poin penting yang perlu ditanamkan dan diajarkan kepada anak dalam QS. Lukman ayat 12-19, yaitu syukur, tauhid, berbakti kepada orang tua, konsekuensi perbuatan, ibadah dan akhlaq. Di bagian akhir kemudian teh Patra menjelaskan pula bagaimana mempersiapkan bekal diri untuk menjadi seorang istri dan ibu yang baik, meliputi keimanan yang kokoh, kesiapan ilmu serta fisik yang kuat.

Acara ini kemudian diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada teh Patra sebagai pemateri oleh ketua departemen Annisa, teh Wahidah, dan pembagian doorprize kepada peserta dengan kategori peserta tercepat hadir, terbaik posting foto terkait acara di instagram dan penanya terbaik.

Penulis : L. Annake Harijadi Noor

24 views