Results for tag "kamil-pascasarjana-itb"

24 Articles

Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017: Surviving and Thriving

Pemateri Kegiatan Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017

Dari kiri Dr. Akbar Hanif Dawam Abdullah, Bimasatyaji Surya Ramadan dan Prof. Ir. Iwan Kridasantausa Hadihardaja, M.Sc, Ph.D

Foto oleh: Deni Tri

BANDUNG – Tahun ajaran baru 2017/2018 telah dimulai. Hal ini dijadikan sebagai momen untuk saling mengenal, baik terhadap rekan baru maupun kehidupan baru di bangku perkuliahan, khususnya perkuliahan pascasarjana di Institut Teknologi Bandung. Kamil Pascasarjana ITB, dibawah koordinator Departemen PPSDM, mengadakan acara Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017 dengan tema ”Surviving and Thriving” dengan menghadirkan tiga pemateri luar biasa, yaitu Prof. Ir. Iwan Kridasantausa Hadihardaja, M.Sc., Ph.D., merupakan Wakil Dekan Sekolah Pasca Sarjana bidang Akademik dan Penjaminan Mutu, kemudian Dr. Akbar Hanif Dawam Abdullah, peneliti bidang Ilmu Material LIPI serta Bimasatyaji Surya Ramadan, mahasiswa aktif pascasarjana ITB dan pernah menjadi  kandidat Japan Youth Exchange Program in Science pada tahun 2016. Kegiatan ini berlangsung pada Hari Sabtu, 26 Agustus 2017, bertempat di Gedung Kuliah Umum (GKU) Timur lantai 4. Acara dimulai pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB. Terdapat lebih kurang 118 peserta dari berbagai fakultas yang ada di Pascasarjana ITB.

Pembicara pertama, Dr. Akbar Hanif Dawam Abdullah, memaparkan penjelasan mengenai motivasi untuk kehidupan mahasiswa pascasarjana. Beliau menekankan bahwa hidup harus bahagia, aktif dan komunikatif, serta harus bisa menentukan langkah selanjutnya setelah lulus pascasarjana. Kemudian materi dilanjutkan oleh Bimasatyaji Surya Ramadan. Mahasiswa pascasarjana Teknik Lingkungan ini menuturkan bahwa banyak kegiatan yang dapat dilakukan untuk menunjang akademik selama di pascasarjana, seperti mengikuti student exchange, seminar nasional atau internasional serta workshop yang sering diadakan di lingkungan kampus. Selain kegiatan akademik di kampus, sama seperti pada saat perkuliahan S1, mahasiswa pascasarjana juga dapat mengembangkan kemampuannya dalam organisasi yang bersifat intrakampus atau ekstrakampus, kegiatan sosial dan hal-hal bermanfaat lainnya, akan tetapi tidak melupakan tujuan utama yaitu menuntut ilmu pascasarjana. Pemateri terakhir yaitu Prof. Ir. Iwan Kridasantausa Hadihardaja, M.Sc., Ph.D. Beliau menuturkan hal-hal senada seperti kiat-kiat mengenal lingkungan perkuliahan, atomsfer pendidikan serta mengenali dosen pembimbing. Kemudian beliau juga memberikan motivasi positif melalui pengalamannya pada saat kuliah pendidikan magister.

Suasana Sarasehan Mahasiswa Baru Pascasarjana ITB 2017 di GKU Timur Lantai 4

Foto oleh: Deni Tri

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi antara peserta dan pemateri serta penyerahan kenang-kenangan dan foto bersama. Kemudian, para peserta Sarasehan juga dihibur oleh penampilan perdana kelompok nasyid Kamil, K-Voice, yang membawakan dua lagu religi yaitu Sepi Menyendiri dari Edcoustic dan Tombo Ati dari Opick. K-Voice sendiri terdiri dari tiga personil anggota Kamil, yaitu Kamal dan Damara, mahasiswa pascasarjana SAPPK ITB serta Salim dari pascasarjana FTTM ITB. Acara ditutup dengan pengenalan singkat oleh Faruq, selaku Ketua Umum Kamil Pascasarjana ITB 2017, mengenai struktur organisasi Kamil serta kegiatan-kegiatan terdekat yang akan diselenggarakan.

Lala, salah satu peserta Sarasehan yang merupakan mahasiswa baru pascasarjana Sekolah Farmasi 2017 ini sangat mengapresiasi kegiatan Sarasehan, “Pandangan saya terhadap acara Sarasehan ini, bagus, sesuai dengan ekspektasi. Pematerinya juga sangat bagus karena berasal dari 3 generasi. Pemateri pertama lebih ke akademis, memotivasi banget, menjelaskan bagaimana menjadi bahagia. Untuk pemateri kedua, mungkin karena masih berstatus mahasiswa, jadi saya merasa contoh-contoh kegiatannya lebih real. Kalau yang terakhir lebih ke manajemen hati, bagaimana menata hati untuk bisa bertahan di pascasarjana.”. Hal senada juga diungkapkan oleh Nisa, mahasiswa baru pascasarjana Sekolah Farmasi, “Acaranya sangat bagus, menyenangkan dan memotivasi mahasiswa baru pascasarjana ITB.”

Idriwal, ketua Departemen PPSDM sekaligus koordinator acara Sarasehan kali ini menambahkan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk memfasilitasi mahasiswa baru mengenal lebih dalam kehidupan di pascasarjana ITB, menjadi sarana dialog dan sharing antara mahasiswa dengan pihak kampus, mengenalkan organisasi Kamil serta memberikan bekal kepada mahasiswa baru agar bisa selamat dan sukses meraih prestasi, seperti tema Sarasehan kali ini, “Harapannya semoga peserta mendapat manfaat untuk lebih siap menjalani kehidupan studi di pascasarjana ITB serta dapat bergabung dan berperan aktif di Kamil Pascasarjana ITB,” tutup Idriwal.

Penulis: Mutiara

63 views

Keceriaan Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-72 Bersama Adik-adik Pesantren Mitra Muslim Bandung

Foto kemeriahan 17 Agustus di Pesantren Mitra Muslim Bandung

BANDUNG – “Tujuh belas Agustus tahun empat lima. Itu lah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka, nusa dan bangsa. Hari lahirnya Bangsa Indonesia. Merdeka…” Itulah sepenggal lagu yang hampir selalu didengar dan dikumandangkan setiap tanggal 17 Agustus. Begitu juga pada saat pembukaan acara peringatan HUT RI yang ke-72 di Pesantren Mitra Muslim Bandung, jalan Lingar Rimbun No. 2 Bandung. Acara yang diselenggarakan pada tanggal 17 Agustus 2017 ini dimulai pada pukul 08.00 dan dibuka dengan kata sambutan dari Pak Jojo selaku pembina pesantren. Di dalam kata sambutannya, Pak Jojo menyelipkan cerita perjuangan para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan, sehingga membuat kita merenungi kembali makna sebenarnya dari kemerdekaan ini.

Peserta yang hadir berjumlah lebih kurang 55 orang yang terdiri dari adik-adik Mitra Muslim Bandung, volunteer Kamil Mengajar, anggota Kamil Pascasarjana ITB, awardee LPDP serta teman-teman lainnya yang turut serta memeriahkan acara peringatan kali ini. “Sebenarnya tidak ada batasan peserta untuk acara ini. Jadi siapa pun yang ingin merasakan kebahagiaan bersama adik-adik Mitra Muslim Bandung dapat hadir pada acara ini.” ucap Endang, salah satu penanggung jawab dalam acara ini.

Acara berlangsung sangat meriah karena diisi dengan perlombaan yang atraktif dan sangat menghibur, seperti lomba yel-yel, makan kerupuk, main kelereng, tali dan pensil, balap karung, tebak lagu dan jebakan batman, menggigit koin dan diakhiri dengan perang badar ala panitia. Suasana berlangsung riuh diiringi gelak tawa dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah-wajah peserta. Sebelumnya, peserta yang hadir dibagi menjadi 4 kelompok ikhwan dan 4 kelompok akhwat. Kemudian masing-masing kelompok akan mengutus beberapa anggota kelompoknya untuk mengikuti permainan tersebut.

“Sebenarnya ide acara ini berasal dari adik-adik Mitra Muslim Bandung, dimana mereka meminta kita sebagai peserta untuk dapat hadir pada acara ini. Akan tetapi, karena besarnya antusias teman-teman lain yang ingin bergabung, maka kita, beberapa orang dari tim volunteer Kamil Mengajar, membantu adik-adik sebagai panitia untuk mengatur jalannya acara dan mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan.” tambah Endang.

Selain menghibur, banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan pada kegiatan kali ini. Seperti misalnya dapat memperkenalkan adik-adik Mitra Muslim Bandung kepada teman-teman yang belum pernah atau belum berkesempatan hadir ke Pesantren Mitra Muslim Bandung. Kemudian juga dapat mempererat hubungan silaturahmi antar sesama dan yang paling penting dapat meningkatkan rasa nasionalisme serta perasaan cinta kepada tanah air. Acara berakhir tepat sebelum azan magrib, setelah pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah serta foto bersama sebagai kenang-kenangan. Kemudian acara diakhiri dengan makan dan salat bersama.

Seluruh peserta 17 Agustus di Pesantren Mitra Muslim Bandung

Penulis: Mutiara

26 views

Kamil Pascasarjana ITB Buka Stand dalam PMB ITB 2017

Stand KAMIL di PMB ITB 2017. Foto oleh: Deni Tri.

BANDUNG – Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) Pascasarjana Institut Teknologi Bandung berlangsung dari tanggal 1 – 4 Agustus 2017 bertempat di Gedung Sabuga ITB. Berdasarkan Informasi dari DEKTM ITB, jumlah mahasiswa baru pascasarjana ITB tahun ini sekitar 3000an mahasiswa. Kamil Pascasarjana ITB bekerjasama dengan kelurahan LPDP ITB membuka stand informasi bagi para mahasiswa baru selama kegiatan PMB ITB berlangsung. Faruq, sebagai Koordinator Lapangan mengungkapkan bahwa tujuan didirikannya stand ini adalah untuk memperkenalkan Kamil kepada mahasiswa baru pascasarjana ITB. Selain itu, stand Kamil dan LPDP ITB juga menyediakan buku saku yang berisi informasi tentang dunia kampus khususnya pascasarjana ITB, jurnal-jurnal, info beasiswa, info denah kampus, info kost-kostan, objek wisata Bandung, kegiatan-kegiatan Kamil Pascasarjana ITB, sampai kamus Bahasa Sunda. Stand ini juga digunakan sebagai tempat pelaporan bagi mahasiswa baru pascasarjana jalur Beasiswa LPDP dengan menyerahkan Letter of Sponsorship atau LOS untuk kebutuhan pendataan bagi kelurahaan LPDP ITB. Selain sebagi stand informasi, stand Kamil dan LPDP ITB ini juga menjual beberapa produk seperti baju kaos dan botol minuman dari Departemen Fundrising (FR) Kamil ITB. “Pada awalnya panitia mengalami kendala dalam hal perizinan pendirian stand oleh pihak panitia PMB dan keamanan, namun itu berhasil kita atasi dan alhamdulillah selama PMB berlangsung tidak terjadi apa-apa dan semua berjalan lancar,” ujar Faruq. “Apresiasi datang dari berbagai pihak, beberapa pujian datang dari dosen dan mahasiswa sendiri, terlebih lagi buku saku yang dibuat oleh panitia memiliki desain menarik dengan konten yang informatif,” tambah Faruq. Rifqi Alhanif, mahasiswa baru pascasarjana program studi Matematika mengungkapkan bahwa stand Kamil dan LPDP ITB ini cukup membantu. “Mereka memberi informasi yang cukup bermanfaat untuk langkah-langkah kuliah kedepannya,” ujar Alhanif.

Penulis: Damara Saputra

Editor: Mutiara Fajar

13 views