Gema Berhijab: Satu Hijab Beribu Kebaikan

  • 0

Gema Berhijab: Satu Hijab Beribu Kebaikan

Berbagi hijab dalam aksi Gema Berhijab Foto: Departemen An-Nisa

BANDUNG – Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q. S Al-Ahzab : 59). Penggalan ayat suci Al-Quran tersebut menjadi latar belakang kegiatan yang diadakan oleh Departemen An-Nisa dan Eksternal Kamil Pascasarjana ITB 2017. Ahad, 15 Oktober 2017, menjadi hari yang sangat menyenangkan bagi para peserta aksi Gema Berhijab yang diadakan di lokasi Car Free Day (CFD) Dago, Kota Bandung. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dan berhasil membagikan 137 buah hijab kepada pengunjung CFD. Target utama penerima hijab ialah mereka yang muslim dan belum berhijab. Namun, mereka yang sudah berhijab dan membutuhkan juga berkesempatan untuk mendapatkan hijab agar lebih menyempurnakan hijabnya. Penerima hijab pun beragam, mulai dari remaja, dewasa, ibu-ibu dan juga petugas Satpol PP wanita yang berada di lokasi.

“Acara ini mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari masyarakat target maupun non target (laki-laki). Hal ini ditunjukkan dengan kedatangan dan antusiasme mereka ke stand bagi hijab, serta saat kami berkeliling membagikan hijab hingga dukungan yang diberikan secara langsung di lokasi terkait pentingnya menutup aurat bagi muslimah yang belum berhijab.” tutur Ira, salah satu anggota Departemen An-Nisa yang menjadi penanggung jawab kali ini, bersama rekannya Indah, anggota Departemen Eksternal. “Masyarakat berharap agar kegiatan berbagi hijab dapat selalu mendukung upaya muslimah dalam menutup aurat dan menyempurnakannya,” tambahnya.

Hijab yang dibagikan merupakan donasi yang telah dikumpulkan dari berbagai donator. Hingga saat ini donasi hijab masih dibuka yaitu bisa langsung diantarkan ke secretariat Kamil di gedung kayu lantai 2 Masjid Salman ITB atau dapat menghubungi nomor 085326394704 atau 081268880923.Mari berbagi hijab. Satu hijabmu sangat berarti.


  • 0

Cakrawala An-Nisa Kembali Menyapa Sahabat Muslimah di GSS A Masjid Salman ITB

Cakrawala Bersama Teh Nita di GSS A Masjid Salman ITB. Foto oleh: Dept. An-Nisa

BANDUNG – Setelah terhenti selama masa liburan perkuliahan, kajian Cakrawala (Bicara Perkara Wanita Salihah) yang dikoordinir oleh Departemen An-Nisa Kamil Pascasarjana ITB 2017, kembali diadakan dengan tema yang menarik yaitu seputar “Seks, Kehamilan dan Reproduksi Wanita”. Pembicara kali ini yaitu dr. Anita Asmara atau yang biasa dipanggil Teh Nita. Beliau sehari-hari berprofesi sebagai dokter umum dan juga aktif dalam pelbagai kegiatan. Acara Cakrawala ini dilaksanakan pada hari Jumat, 22 September 2017 di GSS A Masjid Salman ITB pada pukul 16.00 WIB. Peserta yang hadir yaitu 62 orang yang terdiri dari berbagai kampus yang ada di Bandung.

Teh Nita menyampaikan materi dengan baik dan atraktif, sehingga membuat peserta menjadi sangat antusias. “Banyak hal yang sebenarnya harus dipersiapkan sebelum melangsungkan pernikahan. Salah satunya adalah pre-marital check up yang biasanya dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Hal ini berfungsi sebagai langkah awal untuk mendeteksi adanya kelainan atau penyakit yang ada pada diri sendiri dan pasangan, khususnya yang berhubungan dengan organ intim,” jelas Teh Nita dalam paparan materinya. Beliau juga menyelipkan berbagai pengalaman dan kisah menarik seputar tema yang dibahas. Hal ini membuat peserta menjadi lebih mudah untuk memahami materi yang disampaikan oleh Teh Nita. Materi ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama.

Tidak hanya kajian langsung dalam Cakrawala, Departemen An-Nisa juga membuka diskusi lanjutan yang bersifat online pada hari Sabtu malam (23/09). Diskusi online ini dilakukan melalui grup WhatsApp Cyber Annisa yang diikuti 94 peserta dan diberi kesempatan untuk bertanya melalui pesan pribadi kepada moderator. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab dan dijelaskan langsung oleh Teh Nita pada saat diskusi online berlangsung, yaitu pada pukul 19.15 hingga 21.00 WIB.

“Kesan acara Cakrawala seneng banget, antusiasme peserta juga oke banget. Semoga Cakrawala terus oke dan semoga istiqomah selalu,” ungkap Teh Nita.

Hal senada juga disampaikan oleh Vina, Mahasiswa MSM ITB 2017 yang baru pertama kali mengikuti Cakrawala, “Alhamdulillah, saya mendapat banyak informasi dan pengetahuan seputar seks, kehamilan dan reproduksi wanita. Karena memang di Indonesia masih jarang yang membahas hal tersebut karena masih dianggap tabu. Harapannya semoga tema Cakrawala kedepannya juga tidak kalah menariknya dengan tema kali ini.”

Wahidah, Ketua Departemen An-Nisa mengucap syukur karena Cakrawala kali ini berjalan lancar dan jumlah peserta melebihi target yang diperkirakan, “Ada dua peserta yang berbeda pada acara Cakrawala kali ini, yaitu satu muallaf dan satu lagi belum berhijab. Harapan kami dari An-Nisa khususnya, semoga melalui Cakrawala ini bisa menjadi gerbang dakwah buat saudari-saudari yang masih awam ilmu agama tetapi punya semangat belajar.” Wahidah juga menyelipkan pesan khusus untuk Departemen An-Nisa untuk tetap semangat dan kompak serta selalu siaga untuk mendapatkan kejutan-kejutan manis dari Allah SWT.

Penulis: Mutiara


  • 0

Pelatihan Memasak dan Berbagi Takjil Bersama Departemen Annisa Kamil Pascasarjana ITB

Pelatihan Memasak dan Bagi-bagi Takjil dengan Warga Sekitar. Foto: Vera Dept. Annisa

BANDUNG – Minggu, 28 Mei 2017, Departemen Annisa Kamil Pascasarjana ITB mengadakan pelatihan memasak sekaligus berbagi takjil untuk memeriahkan suasana bulan Ramadhan. Sebanyak 123 gelas takjil dibagikan di dua lokasi yaitu di Masjid Salman ITB dan di Jalan Taman Hewan Kota Bandung. Takjil yang dibagikan adalah bubur kampiun yang merupakan makanan tradisional Sumatera Barat. Diceritakan bahwa bubur kampiun atau yang biasa disebut bubua kampiun ini berasal dari kata “Champion” yang diperkenalkan oleh seorang nenek bernama Amai Zona yang menang dalam acara Lomba Kreasi Membuat Bubur pada awal tahun 1960-an, pasca perang PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, 1958-1961) untuk menghilangkan trauma. Perlombaan ini diadakan di Desa Jambu Aia, Banuhampu, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Isian dari bubur kampiun ini adalah kolak pisang, bubur sumsum, ketan hitam dan bubur candil atau bubua cande. Anggota Departemen Annisa dibantu dengan akhwat dari anggota departemen lain membuat takjil bersama-sama sebelum akhirnya dibagikan kepada masyarakat. Ifa, anggota Departemen Annisa yang merupakan penanggung jawab kegiatan ini mengunggapkan perasaan bahagia  karena dapat membuat takjil bersama-sama, “Seru banget bisa masak takjil bareng-bareng dan juga dapat menambah pengetahuan tentang makanan tradisional Indonesia,” ucap mahasiswa pascasarjana Teknik Elektro ITB ini. Selain Ifa, penanggung jawab kegiatan ini adalah Zin dan Tiffa. “Kebersamaan dan berbagi itu terasa sangat indah. Sedangkan memberi tanpa diminta adalah kejutan yang menyenangkan.” ungkap Zin, mahasiswa pascasarjana Jurusan Desain ITB. Tiffa menambahkan, “Kagum dengan para peserta pelatihan memasak yang telah bekerja sama dengan baik, mulai dari proses memasak, pengemasan, hingga pembagiannya. Dengan demikian, pelatihan memasak dengan tema Berbagi Takjil, Berbagi Kebaikan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan peserta mengenai masakan khas nusantara dan mempererat hubungan silaturahmi antar muslimah di ITB.”

Takjil dikemas dan dibagikan tepat sebelum adzan Magrib berkumandang. “Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar dan terlihat kekompakan diantara masing-masing anggota departemen.” pungkas Dona, mahasiswa pascasarjana F isika ITB yang menjadi leader pembuatan bubur kampiun. Kegiatan berbagi takjil seperti ini diharapkan mampu menjadi jembatan untuk mempererat ukhuwah antar anggota Kamil dan dapat menjadi ladang pahala untuk bersama.

Penulis: Mutiara


Pencarian

Kalender

December 2018
M T W T F S S
« Oct    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Email Subscription

Kamil Twitter

Address

Sekretariat
Gedung Kayu Lt. 2, Komplek Masjid Salman
Jl. Ganesha No. 7 Bandung 40132, Indonesia

Contact

phone: 0857-8286-7789
e-mail: kamil.pascasarjanaitb@gmail.com