Pelatihan Memasak dan Berbagi Takjil Bersama Departemen Annisa Kamil Pascasarjana ITB

Pelatihan Memasak dan Bagi-bagi Takjil dengan Warga Sekitar. Foto: Vera Dept. Annisa

BANDUNG – Minggu, 28 Mei 2017, Departemen Annisa Kamil Pascasarjana ITB mengadakan pelatihan memasak sekaligus berbagi takjil untuk memeriahkan suasana bulan Ramadhan. Sebanyak 123 gelas takjil dibagikan di dua lokasi yaitu di Masjid Salman ITB dan di Jalan Taman Hewan Kota Bandung. Takjil yang dibagikan adalah bubur kampiun yang merupakan makanan tradisional Sumatera Barat. Diceritakan bahwa bubur kampiun atau yang biasa disebut bubua kampiun ini berasal dari kata “Champion” yang diperkenalkan oleh seorang nenek bernama Amai Zona yang menang dalam acara Lomba Kreasi Membuat Bubur pada awal tahun 1960-an, pasca perang PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, 1958-1961) untuk menghilangkan trauma. Perlombaan ini diadakan di Desa Jambu Aia, Banuhampu, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Isian dari bubur kampiun ini adalah kolak pisang, bubur sumsum, ketan hitam dan bubur candil atau bubua cande. Anggota Departemen Annisa dibantu dengan akhwat dari anggota departemen lain membuat takjil bersama-sama sebelum akhirnya dibagikan kepada masyarakat. Ifa, anggota Departemen Annisa yang merupakan penanggung jawab kegiatan ini mengunggapkan perasaan bahagia  karena dapat membuat takjil bersama-sama, “Seru banget bisa masak takjil bareng-bareng dan juga dapat menambah pengetahuan tentang makanan tradisional Indonesia,” ucap mahasiswa pascasarjana Teknik Elektro ITB ini. Selain Ifa, penanggung jawab kegiatan ini adalah Zin dan Tiffa. “Kebersamaan dan berbagi itu terasa sangat indah. Sedangkan memberi tanpa diminta adalah kejutan yang menyenangkan.” ungkap Zin, mahasiswa pascasarjana Jurusan Desain ITB. Tiffa menambahkan, “Kagum dengan para peserta pelatihan memasak yang telah bekerja sama dengan baik, mulai dari proses memasak, pengemasan, hingga pembagiannya. Dengan demikian, pelatihan memasak dengan tema Berbagi Takjil, Berbagi Kebaikan ini dapat berjalan dengan lancar. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan peserta mengenai masakan khas nusantara dan mempererat hubungan silaturahmi antar muslimah di ITB.”

Takjil dikemas dan dibagikan tepat sebelum adzan Magrib berkumandang. “Alhamdulillah, acaranya berjalan lancar dan terlihat kekompakan diantara masing-masing anggota departemen.” pungkas Dona, mahasiswa pascasarjana F isika ITB yang menjadi leader pembuatan bubur kampiun. Kegiatan berbagi takjil seperti ini diharapkan mampu menjadi jembatan untuk mempererat ukhuwah antar anggota Kamil dan dapat menjadi ladang pahala untuk bersama.

Penulis: Mutiara

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>