Mudharat Tidur Setelah Sahur

sumber: flickr.com

sumber: flickr.com

Oleh: Kostiawan Sukamto

Puasa adalah suatu ibadah yang dianjurkan dalam islam setelah sholat dan zakat. Puasa   mempunyai nilai tersendiri karena pahalanya ditentukan langsung oleh Allah SWT. Pada bulan   yang mulia ini, kaum muslimin di seluruh dunia melaksanakan rukun Islam yang ke tiga, yaitu   ibadah puasa ramadhan. Pelaksanaan puasa ramadhan di dalamnya banyak amalan dan   keuatamaan lain selain dari pada puasa itu sendiri. Salah satu dari keutamaan sunnah yang   diajarkan oleh Rasulullah SAW tersebut adalah mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.

Sebelum melaksanakan ibadah puasa pada siang harinya, umat Islam harus makan sahur   terlebih dahulu. Sahur disebut sahur karena dilakukan di waktu sahar, yaitu waktu menjelang   Shubuh. Allah SWT berfirman “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari   benang hitam, yaitu fajar” (Q.S. Al-Baqarah : 187). Selanjutnya Rasulullah SAW bersabda   “Sahur itu seluruhnya membawa keberkahan. Oleh karena itu, janganlah kalian tinggalkan,   meskipun kalian hanya meminum seteguk air. Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya ber-  shalawat (berdoa) untuk orang-orang yang melakukan sahur’ (HR. Ahmad)”

Menurut Imam Ibnu Daqiq al-Id, ulama Sunni bermazhab Syafii, dalam kitab Ihkam al-  Ahkam fi Syarh Umdat al-Ahkam, hadits di atas menjadi dalil dianjurkannya melakukan sahur   buat orang yang berpuasa. Sebabnya adalah karena di dalam sahur ada keberkahan. Keberkahan   yang dimaksud dalam hadits ini bisa berupa perkara ukhrawi, yaitu sebagai bentuk melaksanakan   sunnah Rasulullah, sehingga pelakunya dipastikan mendapatkan ganjaran dan bonus dari   melaksanakan sahur. Keberkahan tersebut juga bisa menyangkut persoalan duniawi, yaitu   menguatkan fisik orang yang berpuasa dan memudahkannya menjalankan ibadah puasa.

Makan sahur yang paling bagus adalah pada pukul 03.30, karena waktu tersebut   mendekati waktu sholat subuh. Setelah selesai makan sahur, untuk menunggu waktu sholat   subuh tidak terlalu lama. Saudara-saudara sekalian pasti pernah mengalami ngantuk bukan main   sehabis sahur. Jika makan sahur pada pukul 02.00 dini hari, selesai makannya pukul 02.30, dan   setelah itu pasti “tidur”. Terkadang karena tidurnya nyenyak dan pulas karena mimpi dan udara   yang dingin, hingga sholat subuh terlewatkan.

Tidur setelah sahur memang tidak haram. Namun, dari sisi ilmu gizi dan kesehatan, tidur   setelah makan sangat tidak dianjurkan bahkan dalam kategori dilarang karena dampak buruknya   sangat banyak. Tak heran jika  banyak ulama berpendapat bahwa tidur setelah makan sahur   sebaiknya tidak dilakukan. Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan bahwa makan sahur   jangan ditinggalkan dan dianjurkan untuk diakhirkan waktunya, jadi sampai menjelang subuh   atau waktu imsak. Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas   terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik   sehingga mudah dicerna. Caranya bisa juga dengan shalat. Rasulullah SAW bersabda, “Cairkan   makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian   langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.”(HR Abu   Nu’aim dari Aisyah r.a.). Jika dilihat secara logika, maka setelah sahur langsung dilanjutkan   ibadah sholat shubuh dan jika setelah sholat shubuh dilanjutkan dengan memperbanyak   berdzikir, membaca Al-Qur’an atau bisa berolahraga seperti jalan-jalan di sekitar rumah atau   membersihkan rumah.

Namun, kebanyakan orang kerap kali tidur setelah sahur. Padahal kebiasaan tidur setelah   makan bisa memberikan efek buruk bagi kesehatan. Berikut beberapa mudharat tidur setelah sahur.

1. Peningkatan Berat Badan

Dampak tidur setelah makan antara lain perut akan jadi buncit karena saat tidur tubuh   menjadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut. Tidak peduli   berapa banyak makanan yang dimakan, berat badan bisa membengkak setelah Anda tidur setelah   sahur. Sebab tubuh tidak punya kesempatan untuk membakar kalori dari makanan yang   dikonsumsi.

2. Meningkatnya AsamLambung

Ketika tidur sehabis sahur, semua organ di dalam tubuh kita akan melambat proses   metabolismenya, seperti lambung, usus dll akan berkerja dengan lambat selepas sahur.   Akibatnya makanan tidak tercerna secara sempurna. Makanan yang tidak tercerna secara   sempurna akan di MAKAN oleh ribuan bakteri jahat didalam usus dan lambung kita. Pada   akhirnya jumlah bakteripun semakin mendominasi didalam tubuh kita, sifat bakteri tersebut   diantaranya : Anaerob ( bakteri miskin Oksigen ), sementara hasil metabolism bakteri bersifat   bakteri juga akan menghasilkan Asam Nitrit yang akan meningkatkan keasaman didalam tubuh

3. Heartburn

Heartburn adalah sensasi terbakar yang menyakitkan di sekitar ulu hati hingga   kerongkongan akibat refluks asam lambung. Karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik   dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita   tidur.  Menurut Pramono, risiko berbahaya tidur setelah sahur adalah risiko terjadinya refuks   yaitu proses terjadinya makanan yang belum sempurna dicerna namun kembali berbalik dari   lambung ke kerongkongan. Hal ini menyebabkan asam lambung akan naik ke kerongkongan dan   melukainya. Karena mengalami luka yang disebabkan asam lambung tadi, maka kerongkongan   akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit.

4. Gangungan Pencernaan

Tidur sehabis makan sahur juga bisa sebabkan gangguan pencernaan seperti diare, atau   sembelit karena terlambatnya proses pengosongan lambung. Normalnya isi lambung akan   kosong kembali sekitar dua jam setelah kita makan, tapi kalau posisi tubuh kita berada pada   posisi terbaring (tidur), maka proses yang terjadi di lambung akan terhambat atau terlambat ke   tahap finalisasi.

5. Stroke

Dalam jangka panjang, menurut penelitian, tidur sehabis sahur juga bisa sebabkan   meningkatnya risiko terkena stroke. Kondisi refluks asam memicu apnea tidur yang berkaitan   dengan stroke. Sementara teori lain mengatakan kalau sistem pencernaan yang tak lancar   memengaruhi kinerja tekanan darah dan kadar gula yang meningkatkan resiko stroke.

(awa/run)

Referensi

Langsung Tidur setelah Makan Sahur bisa berakibat fatal dan berbahaya

http://pondokibu.com/dampak-bagi-kesehatan-tidur-setelah-sahur.html

http://ahimzafatih.blogspot.com/2011/08/mengakhirkan-sahur-sunnah-yang-banyak.html

https://bangaziem.wordpress.com/tag/sahur/

http://www.cakrawawasan.com/2013/07/apa-itu-sahur.html

http://www.lebahmaster.com/lifestyle/kesehatan/ini-alasannya-mengapa-kita-tidak-boleh-tidur-  setelah-sahur

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>