Menanggapi Isu di Berbagai Media dengan Kaca Mata Dakwah

IMG-20150410-WA0003

Rabu, 8 April 2015 Kamil kembali menggelar Kajian Ba’da Ashar bersama ustadz Indra Kurniawan dengan tema Isu Radikalisme dan Terorisme. Isu adalah kabar yang tersebar luas namun belum pasti kebenarannya. Dalam Surat Al An’am ayat 123 dijelaskan tentang kebangkitan pembesar negeri yang membuat makar dan tipu daya karena terancam dengan kebangkitan gerakan Islam. Selanjutnya juga dijelaskan dalam QS At Taubah ayat 32 – 33 bahwa mereka memadamkan cahaya Allah dengan isu-isu dan fitnah agara ajaran ISlam tidak tersebar luas. Keadaan demikian kita sebut sebagai perang pemikiran. Adanya pertempuran antara haq dan bathil memang dapat selalu terjadi.

Indonesia adalah surganya gerakan dakwah. Karena itu kita harus selalu waspada dan berhati-hati dalam menanggapi berbagai isu yang memunculkan perang pemikiran. Bagaimana cara kita bersikap?

Dalam QS Ali Imran ayat 120 telah dianjurkan agar kita bersabar dan bertakwa. Dengan demikian kita tidak mudah terprovokasi dan mudah memberikan reaksi yang tidak perlu serta lebih berhati-hati dalam bersikap.

Yang paling penting adalah sikap saat menerima berita. Pertama, tabayyun (periksa, tanyakan langsung ke sumber nya) kebenarannya. Pastikan dahulu berita tersebut bermanfaat atau tidak. Jika tidak bermanfaat, tidak usah dishare. Jika bermanfaat dan akan dishare, pertimbangkan lagi apa dampak yang akan muncul setelah berita tersebut dishare. (run)

Cukuplah seseorang dicap sebagai pendusta apabila dia mengatakan semua hal yang didengarnya (HR Muslim)

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>