Memperingati Isra Mi’raj 27 Rajab 1437 H

WhatsApp-Image-20160506

Kemarin pada tanggal 6 Mei 2016 bertepatan dengan tanggal 27 Rajab 1437 H, hari diperingatinya peristiwa Isra Mi’raj. Peristiwa ini merupakan perjalanan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, atas kemahakuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala,Rasulullah diperjalanankan (Isra) dalam satu malam dari Masjidilharam Mekah ke Masjidilaqsa Palestina,Kemudian pada malam itu juga dinaikkan (Mi’raj) kelangit dunia hingga kelangit tujuh, terus dibawah naik lagi ke Sidratulmuntaha untuk menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Hikmah utama dari peristiwa Isra Mi’raj, sesungguhnya adalah turunnya perintah Shalat lima waktu. Begitu pentingnya shalat fardhu lima waktu sampai Allah Subanahu wa Ta’ala’’memanggil Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam’agar menghadap kepada-Nya untuk menerima perintah langsung di Sidratulmuntaha.

Sebagaimana hadist yang diriwayatkan Anas bin Malik Radhiyallahu Anhu’,,

”Shalat difardhukan kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,pada malam Isra Mi’raj lima puluh (kali),kemudian dikurangi sehingga menjadi (lima) lalu diserukan,”Ya Muhammad, Keputusan ini di Sisi-KU tidak dapat diubah dan bagimu yang lima ini adalah lima puluh (kali pahalanya).”(H.R. Ahmad, An-Nasa’i, dan At Tirmidzi).

Allah Subanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya menempatkan Ibadah Shalat mempunyai kedudukan yang tinggi dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya. Namun bukan berarti ibdah-ibadah lainya dikesampingkan.Shalat merupakan tiang agama,tidak akan tegak, berdiri Islam kecuali dengan Shalat.

“Jika Kamu bingung bagaimana memperbaiki dirimu, maka mulailah dari memperbaiki sholatmu”…
#MuhasabahDiri

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>