LPDP ITB dan Departemen Eksternal Kamil Pascasarjana ITB Selenggarakan Kegiatan Berbagi Sepatu ke Pesantren Mitra Muslim Bandung

Berbagi Sepatu bersama LPDP ITB dan Kamil Pascasarjana ITB

BANDUNG – Di Padang Mahsyar nanti, jarak antara Rasulullah dengan penyantun anak yatim ibarat jari telunjuk dan ibu jari karena rasul sangat menyukai orang-orang yang menyayangi anak yatim. Ungkap Pak Jojo, Ketua pengelola Pesantren Mitra Muslim Bandung dalam acara berbagi sepatu yang diadakan oleh awardee LPDP ITB bekerjasama dengan Departemen Eksternal Kamil Pascasarjana ITB, Sabtu 26 Agustus 2017. Ito Purnomo, Mahasiswa Magister Metalurgi ITB, selaku koordinator acara mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan berbagi sepatu ini adalah untuk membantu adik-adik dalam hal keperluan sekolah, sekaligus memperkenalkan komunitas penerima beasiswa LPDP ITB kepada masyarakat dan juga meningkatkan kepedulian sosial awardee terhadap kehidupan sosial masyarakat. Pesantren Mitra Muslim Bandung menjadi tempat acara karena pertama lokasinya yang tidak begitu jauh dari ITB. Mengingat kegiatan akademik yang begitu padat, maka Pesantren Mitra Muslim Bandung menjadi lokasi yang strategis. Kedua, urgensi keperluan sekolah adik-adik disana. Karena peralatan sekolah mereka bisa dikatakan masih belum mencukupi. Yang ketiga, akad. Akad antara LPDP dengan donatur pada donasi sebelumnya adalah bantuan peralatan untuk adik-adik Pesantren Mitra Muslim Bandung, sebut Ito.

Acara berjalan cukup meriah dan penuh antusias dari adik-adik pesantren. Para awardee LPDP ITB dan anggota Kamil yang sempat hadir juga tak kalah antusias. Wahyu, Lurah LPDP ITB, Mahasiswa Magister Geologi ITB ini mengatakan pada dasarnya, acara ini tidak sekedar berbagi sepatu, seperti nama acaranya, tetapi juga berbagi inspirasi. Berbagi apa yang kita punya, sekecil apapun itu, termasuk sebuah senyuman sekalipun, itu bisa kita bagi. Apalagi objek acara ini adalah adik-adik pesantren yang sebenarnya mereka butuh motivasi dan cerita perjuangan dari orang-orang luar biasa. Kegiatan ini semakin mengokohkan posisi kita sebagai khalifah di muka bumi yang sejatinya khalifah bukan hanya pemimpin, lebih dari itu, memberikan manfaat, menjaga stabilitas dan mampu menciptakan kemakmuran di muka bumi. Karena satu perhatian kecil adalah awal dari perjalanan penuh cinta. Tambah Wahyu.

Faruq, Mahasiswa magister manajemen ITB, Ketua Umum Kamil Pascasarjanan ITB juga turut hadir dalam acara ini. Faruq mengungkapkan kerjasama seperti ini harusnya bisa menjadi program yang rutin dilakukan oleh lembaga-lembaga atau komunitas mahasiswa lain yang ada di kampus. Harapannya akan banyak mahasiswa yang lebih peduli dengan lingkungan sekitar, karena kita tentu tidak bisa selalu mengharapkan bantuan, perhatian lebih atau selalu menyalahkan pemerintah. Kita tahu, kita bantu. Ide-ide tersebut sudah coba dilakukan oleh komunitas LPDP ITB dan bekerjasama dengan Kamil Pascasarjana ITB. Mudah-mudahan bisa menjadi trend positif dikalangan mahasiswa di Bandung. Tambah Faruq. Semoga dengan diadakannya acara ini dapat meningkatkan kepekaan sosial dari para awardee untuk lebih peduli terhadap kehidupan sosial disekitarnya, bahwa masih banyak anak-anak yang kurang mampu yang membutuhkan bantuan, Tutup Ito.

(Damara Saputra/ Mutiara)

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>