Kajian Tematik Memperingati Hari Isra’ Mi’raj

  • 0

Kajian Tematik Memperingati Hari Isra’ Mi’raj

Category : Home

View post on imgur.com

BANDUNG – Departemen Syiar dan Pelayanan KAMIL Pascasarjan ITB yang berkolaborasi dengan OASE Salman (Lingkar Pembelajar), YPM Salman ITB dan Rumah Amal Salman kembali menyelenggarakan kajian tematik yang berlangsung pada Sabtu, 14 April 2018 di Ruang Utama Mesjid Salman ITB. Pemateri kajian kali ini adalah Dr. H. Asep Zaenal Ausop, M.Ag (Dosen Agama Islam ITB) dengan tema materi “Isra’ Mi’raj, Perjalanan Agung Menuju Kesempurnaan Iman”.

Kajian yang berlangsung dari pukul 09.00-11.00 ini dihadiri oleh seratus lebih peserta. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Bani Asroff dari Departemen PPSDM KAMIL ITB dan dipandu moderator oleh Imam Wijaya dari Departemen Syiar KAMIL ITB. Materi kajian dibuka dengan membahas Surah Al-Isra’ ayat 1;

Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru

Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya* agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.

Isra’ dan Mi’raj merupakan dua peristiwa berbeda. Namun dua peristiwa ini terjadi pada waktu yang bersamaan maka disebut Isra’ Mi’raj. Isra’ merupakan kisah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsa (Yerussalem), sedangkan Mi’raj merupakan kisah perjalanan Nabi Muhammad dari bumi naik ke langit ketujuh dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha (paling ujungnya ujung/akhir penggapaian yang dekat dengan surga). Rasulullah malam itu di naikkan ke langit untuk bertemu dengan Allah menggunakan Barqu (kilat) bersama malaikat jibril yang tercipta dari cahaya (tanpa beban).

Dalam kajian ini juga dijelaskan bahwa Isra’ Mi’raj termasuk supra fenomena alam yang tidak dapat ditangkap oleh panca indera. Keilmuannya disebut supra-rasional, yaitu ilmu-ilmu yang tidak dapat dipahami dengan mata dan akal namun hanya dapat dipahami dengan hati (qolbu). Empat hakikat dari peristiwa Isra’ Mi’raj yaitu termasuk peristiwa Supra-Natural, Spiritual, Fenomenal dan Kontroversial.

Hikmah dari perjalanan Isra’ Mi’raj ini adalah Allah menampakkan kebesaran-Nya dengan menunjukkan miniatur alam lain di luar bumi dan diberikannya perintah menjalankan sholat 5 waktu dalam sehari semalam. Sholat juga disebut sebagai Mi’rajnya orang mukminin, karena sholat dapat menjadi kendaraan seorang mukmin menuju Surga-Nya. Maka, sangat ditekankan untuk seorang mukmin menjaga dan memperbaiki sholatnya dengan baik. Karakter sholat yang baik adalah yang rutin 5x, tenang, khusyuk dan terjaga.

Sebagai penutup kajian Ustadz Zaenal memberikan pesan terkait kiat menjadi sukses yaitu, rutin membaca Al-Qur’an dengan baik beserta artinya, merutinkan sholat tahajud dan dhuha, dan bersedekah secara terbuka dan tersembunyi.

                                                                                                        Penulis: Khairu Zeta Leni


Leave a Reply

Pencarian

Kalender

July 2018
M T W T F S S
« May    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Email Subscription

Kamil Twitter

Address

Sekretariat
Gedung Kayu Lt. 2, Komplek Masjid Salman
Jl. Ganesha No. 7 Bandung 40132, Indonesia

Contact

phone: 0857-8286-7789
e-mail: kamil.pascasarjanaitb@gmail.com