Results for category "Syiar & Pelayanan"

31 Articles

Pentingnya Tahsinul Quran

0

Oleh: Auaradha Shukura Muji* 

*Kepala Departemen Syiar dan Pelayanan KAMIL 2021 

Kata tahsin berasal dari akar kata hassana-yuhassinu memiliki persamaan  makna dengan kata jawwada-yujawwidu, yang maknanya adalah memperbagus. Adapun menurut istilah, tahsin atau tajwid adalah mengeluarkan setiap huruf dari makhraj (tempat keluar)-nya dengan memberikan haq dan mustahaq-nya. Menurut Abdul Aziz Abdur Rauf (2017: 9), yang dimaksud dengan haq huruf adalah sifat asli yang selalu bersama dengan  huruf tersebut, seperti jahr, isti’la’, istifal dan sebagainya. Sedangkan yang dimaksud dengan  mustahaq huruf adalah sifat yang nampak sewaktu-waktu, seperti tafkhim, tarqiq, ikhfa’ dan sebagainya. 

Berdasarkan Abdul Aziz Abdur Rauf (2017: 9), hukum mempelajari ilmu tajwid secara teori  adalah fardhu kifayah, sedangkan hukum membaca Al-Quran sesuai dengan kaidah ilmu tajwid adalah fardhu ‘ain. Hal ini juga dipertegas dalam firman Allah Surat Al-Muzzammil  Ayat 4 sebagai berikut.

“…dan bacalahَ Al-Quran denganَ tartil” 

Menurut Hardi Damri (2018: 29), fi’il amar yang terdapat pada ayat di atas menunjukkan  wajib,َ sehingga bermakna “…dan wajib membaca Al-Quran dengan tartil”.َ Adapun arti dari kata tartil menurut Ali bin Abi Thalib adalah pengetahuan tentang tajwid yang berkaitan  dengan makhraj dan sifat, serta mengetahui tentang waqaf (tempat berhenti). Imam Ibnu Al-Jazari dalam kitabnya An-Nasr berkata bahwa tartil lebih umum dari pada tingkatan atau  kadar kecepatan bacaan. Ketika bacaan cepat, sedang atau lambat, jika sesuai dengan tajwid,  tadabbur,َ dan khusyu’,َ maka itu adalah bacaan yang tartil. Selain firman Allah dalam Surat  Al-Muzzammil ayat 4 di atas, dalil kewajiban membaca Al-Quran sesuai dengan kaidah ilmu  tajwid juga terdapat dalam hadits riwayat Thabrani, yang artinya,  “Bacalah Al-Quran sesuai dengan cara dan suara orang-orang Arab, dan jauhilah olehmu cara  baca orang-orang ahlul kitab dan orang fasik! Sesungguhnya akan datang beberapa kaum  setelahku melagukan Al-Quran seperti nyanyian, rahbaniah (membaca tanpa tadabbur) dan  berdendang. Suara mereka tidak dapat melewati tenggorokan (tidak dapat meresap ke dalam  hati), hati mereka dan orang-orang yang simpati kepada mereka telah terfitnah (keluar dari  jalan yang lurus.)” 

Kewajiban membaca Al-Quran sesuai dengan kaidah ilmu tajwid juga dijelaskan oleh Imam  Ibnu Al-Jazari dalam Matan Jazariyyah sebagai berikut. 

“Membaca Al-Quran dengan bertajwid hukumnya wajib. Siapa yang membacanya dengan  tidak bertajwid, maka ia berdosa, karena dengan tajwidlah Allah menurunkan Al-Quran, dan  dengan tajwid pula Al-Quran sampai dari-Nya kepada kita.”

Menurut (Abdul Aziz Abdur Rauf, 2017: 13) tujuan mempelajari ilmu tajwid adalah menjaga  lidah agar terhindar dari kesalahan dalam membaca Al-Quran. Kesalahan dalam membaca  Al-Quran disebut lahn. Berdasarkan Aiman Rusydi Suwaid (2017:19), lahn menurut  etimologi artinya menyimpang dari kebenaran. Sementara menurut terminologi adalah  kekeliruan dalam membaca Al-Quran. Kesalahan dalam membaca Al-Quran terbagai menjadi  dua, yakni kesalahan jelas (al-lahnul jaliy) dan kesalahan tersembunyi (al-lahnul khafiy).  Kesalahan jelas adalah kesalahan yang terjadi pada lafal, sehingga merusak makna atau i’rab (hukum tata bahasa Arab), sedangkan kesalahan tersembunyi adalah kesalahan yang terjadi  pada lafal, sehingga merusak kesempurnaan sifat-sifat lafal tersebut, meskipun tidak  menyimpang dari tempatnya. 

Berdasarkan ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa memperbaiki dan memperbagus bacaan  Al-Quran sesuai dengan kaidah ilmu tajwid atau yang saat ini lebih dikenal dengan Tahsinul  Quran merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Setiap muslim laki-laki maupun perempuan  memiliki kewajiban yang sama akan hal ini, sehingga dengan memperbaiki dan  memperbagus bacaan Al-Quran, dapat menjaga lidah seseorang dari kesalahaan dalam  membaca Al-Quran.  

“Apakah kita tidak merasa malu,َ jika saat ini kita telah lulus Sekolah Menengah Atas,  Sarjana, Magister, atau bahkan telah menyelesaikan jenjang pendidikan tertinggi sekelas  Doktoral pun, namun bacaan Al-Quran kita masih terbata-bata layaknya anak TPA?” 

“Jika tidak sekarang, lantas harus menunggu sampai kapan lagi? Apakah harus menunggu kematian untuk menyadarkan kita bahwa memperbaiki bacaan Al-Quran adalah sebuah  kewajiban yang perlu kita ikhtiarkan?” 

Selagi Allah masih memberikan nikmat waktu dan kesempatan kepada kita, mari bergegas  untuk memulai. Tidak ada kata terlambat bagi seseorang yang ingin memperbaiki diri demi menggapai ridha Illahi. 

DAFTAR RUJUKAN 

Damri, Hardi. 2018. Bimbingan Praktis Ilmu Tajwid. Pekanbaru: Tafaqquh Media. Rauf, Abdul Aziz Abdur. 2017. Panduan Ilmu Tajwid Aplikatif. Jakarta: Markaz Al-Quran. 

Suwaid, Aiman Rusydi. 2012. At-Tajwid Al-Mushawwar. Terjemahan oleh Mujtahid, Umar.  2017. Panduan Ilmu Tajwid Bergambar. Solo: Zamzam.

0

Muslimpreneur 4.0 Goes to Jannah

0

Notulensi Materi Syiar Cinta Kamil 6 Oleh Departemen Syiar dan Akpro Kamil “Muslimpreneur 4.0 Goes to Jannah” oleh Kang Agung Ardian (Inspirator, Pengusaha) dan Pak dr. Andyka (Inspirator, Pengusaha Muda) bit.ly/joindoasekarang


Bismillahirrahmanirrahim

“Menerapkan Dasar Kerja Creativepreneur Menuju Millenials yang Bertaqwa” Kang Agung Ardian

Jiwa Entrepreneurship dan Intrapreneurship

Jika ada yang bertanya mending kerja atau usaha? Keduanya tidak ada yang salah maupun benar, disinilah pentingnya intrapreneurship, bekerja tetapi berpikir layaknya pengusaha. Pengusaha menyelesaikan tugas dari klien, sedangkan pekerja menyelesaikan tugas dari jobdesc yang ada. Perlu diingat bahwa semakin baik kualitas diri maka akan semakin dihargai perusahaan. Lalu semakin baik kontribusi kita, akan semakin dihargai keberadaan kita.

Terdapat 3 Alasan Utama Mengapa Perlu Memilih Menjadi Pengusaha :

  1. 7 dari pintu rezeki itu salah satunya berdagang
  2. Memberikan kesempatan bekerja bagi oranglain
  3. Berdakwah, punya keunggulan wewenang yg lebih besar

Pengusaha VS Pekerja

Saat menjadi seorang pengusaha maka kita mempunyai keleluasaan untuk membuat suatu kebijakan yang mudah2an berdampak baik. Buatlah peraturan agar oranglain terbiasa beribadah. Dan jangan sekali-kali menjadikan uang sebagai patokan kebahagiaan kita.

“Mungkin uang kita berbeda tapi hak kita untuk bahagia itu sama” (Kang Agung Ardian)

Rasulullah SAW tidak mencontohkan untuk bermewah-mewahan tetapi seorang muslim berhak untuk memilikk kendaraan terbaik, rumah yang luas. Muslim harus nemiliki harga diri, kuat dan tidak bergantung kepada apapun kecuali Allah SWT. Meski begitu kita harus mengetahui angka cukup kita, ketika kita telah mencapai angka cukup kita, maka disitulah peran kita untuk berdakwah. Namun jika belum tercapai maka  janganlah bersedih karena standarnya bukan uang. Jangan biarkan diri merasa tidak berguna, dan berpikir tidak punya keunggulan.

Firman Allah SWT dalam QS. Yunus : 60 artinya “Apakah dugaan orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah pada hari kiamat? Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri(nya).”

Jangan pernah merasa kerdil karena Allah telah melimpahkan karuniaNya namun seringkali kita tidak bersyukur.Jika kita merasa bingung harus memulai dari mana? Mulailah dari yang mudah dan sederhana.Kemudian lakukan apa yang kamu ketahui maka Allah akan mmberitahu apa yang tidak kamu ketahui.

Sesi Tanya-Jawab

Sesi diskusi dan Tanya jawab bersama Pak dr. Andyka

Pertanyaan :

“Pengusaha sukses itu biasanya banyak melalui pengalaman pahit, saya takut untuk melewati fase itu, saya takut melangkah padahal didepan saya banyak potensi yang bisa saya lakukan tetapi saya takut, bagaimanakah cara agar dapat menghilangkan ketakutan itu?”

Jawaban :

Pak dr. Andyka :

Cara pertama menjadi pengusaha sukses ialah dengan menikahi pengusaha sukses, hehe bercanda. Begini, wajar manusia punya rasa takut, dulu saya punya hutang 2M, kenapa saya punya hutang? Jawabannya karena saya riba, jauh dr Allah, saya blm hijrah, anak gaul jakarta, mindset bisnis hanya bagaimana caranya biar dapat untung banyak. Ubahlah mindset bisnisnya hanya karena Allah (dr. Andyka). Jangan takut jika ada Allah, kalaupun saat usaha punya hutang, jangan takut karena itu ujian dr Allah.

Dalam Hadits Qudsi diterangkan bahwa “Bukankah Allah adalah sebagian dari prasangka hambaNya”

Rubah mindsetnya asalnya “kenapa saya?” menjadi, “Terima kasih Allah karena telah memilih saya, saya diuji karena akan menjadi milyarder”

Berani adalah tetap melangkah, tetap melakukan, tetap bertindak walaupun anda punya rasa takut, tidak mempedulikan “jangan-jangan” yang ada. Kalau kita gak punya Allah akan banyak “jangan-jangan” yang lain. Niatkan bisnis hanya untuk Allah.

QS 47 : 7 “Wahai orang-orang yang beriman, bantu agama Allah, mislim itu harus kaya, harus gagah, sikapnya yang sederhana (izza), tolonglah agama Allah maka Allah akan menolong agamamu, jika menemukan kesulitan itu Allah sedang menguji dan Allah akan berikan pertolongan.

Kang Agung Ardian :

Agar tidak mudah takut dan menjadi lebih berani ialah dengan mempersiapkan semaksimal mungkin usaha yang bisa dilakukan. Takut miskin? Emang pernah kaya? Mulai aja dulu

Pertanyaan :

“Apakah lebih baik fokus satu jenis produk sampai berkembang dan menghasilkan?”

Jawaban :

Pak dr. Andyka :

  • Temukan alasan kenapa pengen jadi pengusaha
  • Pembeda orang sukses dan halal adalah bagaimana cara memperlakukan waktu luangnya. Orang sukses menggunakan waktu luangnya untuk bisnis, membangun aset. Tidak ada yang salah dengan profesimu, apapun profesimu akan salah jika jauh dr Allah SWT.
  • Mulai dari yg kecil dulu, dengan begitu kita bisa mengetahui produk mana yang laku di pasaran (riset pasar).
  • Temukan bisnis apa yg cocok buatmu, cara menemukan bisnis ialah :
  1. Berasal dari problem masyarakat
  2. Siapa yg diajak kerjasama
  3. Apa yang mau kita jadikan bisnis, masalah apa yang belum terselesaikan

Kang Agung Ardian :

Jangan terlalu mengkhwatirkan sesuatu yang belum terjadi, tanggung saja resiko sesuai yang bisa kita tanggung, jangan mementingkan gaya hidup.

Pertanyaan :

“Bagaimana caranya agar dapat sevisi dengan rekan kerja?”

Jawaban :

Kang Agung Ardian :
Selalu berusaha untuk membicarakannya terlebih dahulu sebelum bertindak. Ketika ada problem lihat dari sudut pandang kedua pihak. Sebelum mengambil keputusan tegas, lihat dulu keunggulan orang tersebut, kalau menghambat jangan segan meninggalkan

Pak dr. Andyka :

  • Jadi pengusaha harus punya standar tentang orang yang akan diajak menjadi tim. Buat list kriteria rekan kerja seperti apa yang kita inginkan
  • Sebelum menerapkan kriteria bagi oranglain, lakukan hal tersebut pada diri sendiri
  • Jangan baperan, rules of the game harus jelas dan disepakati dari awal

Pertanyaan :

“Bagaimana agar dapat bangkit dari keterpurukan keadaan perusahaan setelah mengalami kerugian, agar tidak merasa terbebani dan merasa bersalah kepada karyawan atas keadaan yang ada”

Jawaban :

Kang Agung Ardian :
Dalam hidup 90% ada dibawah kendali kita, dan 10% diluar kendali kita (Steven Coffee)

Fokus pada hal yang bsa kta kendalikan, saat menghadapi saat sulit pasti ada hikmahnya. Kita mesti kenal hal apa yang ada dibawah kendali kta dan apa yang engga.

“Kalau mimpi kita besar jangan berpikir kita ujiannya sedikit, semakin tinggi pohon maka akan semakin kencang anginnya”

Pak dr. Andyka :
Komunikasikan permasalahan perusahaan dengan karyawan, mereka harus paham, bahwa sdg ada masalah di perusahaan, jangan sampai kita terlalu memikirkan oranglain, sehingga lupa untuk memikirkan diri sendiri. Saat menemui kesulitan, selamatkan diri sendiri dahulu agar kita bisa membantu orglain.

QS 25:70 “Kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Masalahnya kita masih punya dosa, maka dari itu ada kendala. Syarat terbebas dari kendala adalah :

  • Taubat, beristighfar sebanyak-banyaknya (Rasulullah SAW beristighfar minimal 100x/hari)
  • Meyakini apa yg baik datang dari Allah, apabm yg buruk datangnya dari kita. Biasakan tutup hari dengan mengerjakan sholat taubat sebelum tidur
  • Amal sholeh, sedekah yang banyak, bantu dengan harta dan tenaga

Editor : Mentari Kasih

0

Singlelillah Menjemput Jodoh Impian (AKU, KAU, dan KUA)

0

NOTULENSI SYIAR CINTA KAMIL 2 Oleh Departemen Syiar KAMIL Pascasarjana ITB
Narasumber: Annisa Rahma dan Anandito


بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan; barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan.” (HR.Bukhari : 52)

Pada kesempatan diskusi syiar cinta kamil, Annisa Rahma yang dikenal sebagai mantan personel girlgrup bersama suami Anandito bercerita proses berhijrah dan mendapat jodoh impian. Annisa membagikan tips proses hijrah, kuy simak.

Tips Annisa Rahma saat proses hijrah:

  1. Memperbanyak ibadah sunah
  2. Memperbanyak sedekah
  3. Memperbanyak amalan lain yang baik dan bermanfaat
  4. Memperbaiki diri menjadi lebih baik agar di dekatkan yg lebih baik pula
  5. Selalu yakin dan percaya bhwa skenario Allah itu lebih baik
  6. Memperbanyak ilmu agama

Proses hijrah tentunya tidak mudah, seringkali kita jadi lalai apalagi kalau merasa sedang sendiri. Seakan-akan tidak ada yang mengawasi. Berikut tips dari teh Annisa Rahma agar selalu istiqamah dalam kesendirian:

  1. Siap untuk mengorbankan keinginan duniawi
  2. Mencari teman shaleh dan shalehah dengan bergabung ke komunitas islam dan mengikuti kajian2
  3. Jangan melihat lagi kebelakang
  4. Menjaga input yg masuk ke otak dengan hal yg bermanfaat
  5. Menjaga pandangan

Dalam kesempatan ini, Annisa dan Anandito menceritakan bagaimana proses hingga keduanya mantap untuk menikan. Anandito membagikan cerita saat mempersiapkan diri untuk melamar Annisa, dan berikut adalah tips persiapan untuk melamar (uuuh):

  1. Mencari tahu tentang calon pasangan melalui orang terdekat dan konsultasi dengan ustadz
  2. Pantaskan dan persiapkan diri terlebih dahulu
  3. Berkonsultasi dengan orang tua dan meyakinkan orang tua
  4. Mengajukan cv sebagai proposal awal untuk mengajak ta’aruf melalui murabbiah
  5. Selalu melakukan istikharah agar dimantapkan dan diyakinkan oleh Allah mengenai pilihan kita
  6. Menargetkan waktu taaruf jangan terlalu lama agar terhindar dari fitnah dan godaan2 syaitan

Kalau sudah siap untuk melamar, tapi gimana yah biar kita bisa yakin dengan calon pasangan kita?. Anandito juga berkesempatan membagikan tips agar yakin dengan calon pasangannya:

  1. Memperbanyak sedekah
  2. Memperbanyak istighfar
  3. Yakin kepada Allah bahwa pilihan tersebut adalah pilihan terbaik yang Allah siapkan
  4. Pasrahkan kepada Allah
  5. Bermuhasabah kepada Allah
  6. Khusyuk saat beribadah kepada Allah
  7. Lihat sikapnya kepada keluarganya terutama ibunya
  8. Cinta itu tdk dinyatakan tapi dengan komitmen kepada pasangan

Tidak hanya Anandito yang memiliki kiat-kiat untuk yakin dengan calon pasangan. Teh Annisa Rahma juga membagikan ceritanya dapat yakin menerima kang Anandito, berikut adalah tips agar yakin dengan calon pasangannya ala Teh Annisa:

  1. Lihat caranya menjaga pandangan
  2. Meyakinkan orang tua
  3. Shalat istikharah meminta petunjuk Allah
  4. Bismillah dan yakin bahwa itu adalah ketentuan Allah
  5. Pantaskan dan persiapkan diri

Kalau sudah sama-sama mantap, inilah saatnya menuju penyempurnaan separuh agama. Menuju penikahan yang sakral tentunya seringkali bikin deg-deg-an, ternyata ada loh amalan-amalan baik yang bisa dilakukan jelang pernikahan. Annisa dan Anandito membagikan tips amalan yang perlu dilakukan saat ingin menikah:

  1. Memperbanyak Istighfar (fungsi dari istighfar itu selain menghapus dosa, rezeki dan jodoh juga bisa didekatkan)
  2. Memperbanyak Sedekah
  3. Memperbanyak Ibadah sunah
  4. Melakukan shalat Istikharah secara terus menerus
  5. Jangan terlalu berharap kepada makhluk tapi dekatkan diri pada Allah dan berharaplah kepada Allah
  6. Perbanyak Shalat tahajud
  7. Membuka pintu maaf untuk orang lain
  8. Meminta maaf kepada orang lain atas kesalahan yang pernah kita perbuat
  9. Berbuat baik kepada orang tua sehingga orang tua akan memberikan izin
  10. Memerbanyak mengingat Allah dengan berdzikir
  11. Usahakan untuk terus istiqamah

Bismillah, atas izin Allah semoga amalan tersebut dapat menguatkan keyakinan dan menenangkan hati menjelang pernikahan ya.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang bersedekah dengan senilai kurma dari harta yang baik dan Allah tidak menerima kecuali dari yang baik, sesungguhnya Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya kemudian akan mengembangkannya untuk pelakunya sebagaimana salah satu dari kalian mengembangbiakkan ternakknya sampai seperti gunung.”” (HR. Bukhari)

Terakhir nih, untuk para single jangan khawatir. Kalau kalian ingin segera dipertemukan dengan jodohnya selain tentunya berikhtiar juga dengan memanjatkan doa. Berikut adalah Doa meminta jodoh

رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَ أَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ

(Rabbi laa tadzarnii fardan wa anta khairul waaritsiin)
“Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik.”
Semoga Allah mempertemukan kita dengan jodoh terbaik, Aamiin.

Editor : Mentari Kasih

0