Results for category "Eksternal"

22 Articles

Kamil Action 2017 – Sabtu Ceria Berbagi Cerita di Desa Cicayur

Foto kegiatan Kamil Action di Desa Cicayur

BANDUNG – Dini hari tanggal 14 Oktober 2017, barisan mahasiswa berjas hijau tampak siap berkumpul di depan Taman Ganesha ITB. Mereka tak lain adalah anggota Keluarga Mahasiswa Islam (KAMIL) Pascasarjana ITB dan Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Farmasi (HMPF) ITB yang akan berangkat menuju Desa Cicayur, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung dengan satu visi untuk memakmurkan masjid dan berbagi cerita di sekolah. Kegiatan Kamil Action 2017 bertajuk Sabtu Ceria Berbagi Cerita yang akan dilaksanakan hari itu, diharapkan bisa menjadi jawaban dari visi mulia tersebut.

Kamil Action adalah kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan untuk merangkul masyarakat di luar gedung kampus ITB. Tahun ini, kegiatan ditujukan untuk adik-adik SDN 1 dan 2 Desa Cicayur yang berdomisili di dekat Masjid Mujahid, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Pukul 8 pagi, kegiatan dimulai diawali dengan lomba islami, dilanjutkan dengan penyuluhan jajanan sehat, garage sale, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Peserta dengan total berjumlah 316 orang tampak antusias dan bahkan berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan lebih dari sekali dalam setahun.

Akhirnya, sekitar pukul 12 siang acara berakhir dan ditutup dengan foto bersama. Semoga segala kebaikan dalam acara Kami Action 2017 dihitung sebagai amal shalih bagi seluruh panitia dan peserta. Aamiiin.

Penulis: Chalimi Fithratu Al Laili, S.T.

 

24 views

Gema Berhijab: Satu Hijab Beribu Kebaikan

Berbagi hijab dalam aksi Gema Berhijab Foto: Departemen An-Nisa

BANDUNG – Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istri, anak-anak perempuan dan istri-istri orang Mukmin, ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali, oleh sebab itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q. S Al-Ahzab : 59). Penggalan ayat suci Al-Quran tersebut menjadi latar belakang kegiatan yang diadakan oleh Departemen An-Nisa dan Eksternal Kamil Pascasarjana ITB 2017. Ahad, 15 Oktober 2017, menjadi hari yang sangat menyenangkan bagi para peserta aksi Gema Berhijab yang diadakan di lokasi Car Free Day (CFD) Dago, Kota Bandung. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 07.00 hingga 09.00 WIB dan berhasil membagikan 137 buah hijab kepada pengunjung CFD. Target utama penerima hijab ialah mereka yang muslim dan belum berhijab. Namun, mereka yang sudah berhijab dan membutuhkan juga berkesempatan untuk mendapatkan hijab agar lebih menyempurnakan hijabnya. Penerima hijab pun beragam, mulai dari remaja, dewasa, ibu-ibu dan juga petugas Satpol PP wanita yang berada di lokasi.

“Acara ini mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari masyarakat target maupun non target (laki-laki). Hal ini ditunjukkan dengan kedatangan dan antusiasme mereka ke stand bagi hijab, serta saat kami berkeliling membagikan hijab hingga dukungan yang diberikan secara langsung di lokasi terkait pentingnya menutup aurat bagi muslimah yang belum berhijab.” tutur Ira, salah satu anggota Departemen An-Nisa yang menjadi penanggung jawab kali ini, bersama rekannya Indah, anggota Departemen Eksternal. “Masyarakat berharap agar kegiatan berbagi hijab dapat selalu mendukung upaya muslimah dalam menutup aurat dan menyempurnakannya,” tambahnya.

Hijab yang dibagikan merupakan donasi yang telah dikumpulkan dari berbagai donator. Hingga saat ini donasi hijab masih dibuka yaitu bisa langsung diantarkan ke secretariat Kamil di gedung kayu lantai 2 Masjid Salman ITB atau dapat menghubungi nomor 085326394704 atau 081268880923.Mari berbagi hijab. Satu hijabmu sangat berarti.

26 views

LPDP ITB dan Departemen Eksternal Kamil Pascasarjana ITB Selenggarakan Kegiatan Berbagi Sepatu ke Pesantren Mitra Muslim Bandung

Berbagi Sepatu bersama LPDP ITB dan Kamil Pascasarjana ITB

BANDUNG – Di Padang Mahsyar nanti, jarak antara Rasulullah dengan penyantun anak yatim ibarat jari telunjuk dan ibu jari karena rasul sangat menyukai orang-orang yang menyayangi anak yatim. Ungkap Pak Jojo, Ketua pengelola Pesantren Mitra Muslim Bandung dalam acara berbagi sepatu yang diadakan oleh awardee LPDP ITB bekerjasama dengan Departemen Eksternal Kamil Pascasarjana ITB, Sabtu 26 Agustus 2017. Ito Purnomo, Mahasiswa Magister Metalurgi ITB, selaku koordinator acara mengungkapkan bahwa tujuan kegiatan berbagi sepatu ini adalah untuk membantu adik-adik dalam hal keperluan sekolah, sekaligus memperkenalkan komunitas penerima beasiswa LPDP ITB kepada masyarakat dan juga meningkatkan kepedulian sosial awardee terhadap kehidupan sosial masyarakat. Pesantren Mitra Muslim Bandung menjadi tempat acara karena pertama lokasinya yang tidak begitu jauh dari ITB. Mengingat kegiatan akademik yang begitu padat, maka Pesantren Mitra Muslim Bandung menjadi lokasi yang strategis. Kedua, urgensi keperluan sekolah adik-adik disana. Karena peralatan sekolah mereka bisa dikatakan masih belum mencukupi. Yang ketiga, akad. Akad antara LPDP dengan donatur pada donasi sebelumnya adalah bantuan peralatan untuk adik-adik Pesantren Mitra Muslim Bandung, sebut Ito.

Acara berjalan cukup meriah dan penuh antusias dari adik-adik pesantren. Para awardee LPDP ITB dan anggota Kamil yang sempat hadir juga tak kalah antusias. Wahyu, Lurah LPDP ITB, Mahasiswa Magister Geologi ITB ini mengatakan pada dasarnya, acara ini tidak sekedar berbagi sepatu, seperti nama acaranya, tetapi juga berbagi inspirasi. Berbagi apa yang kita punya, sekecil apapun itu, termasuk sebuah senyuman sekalipun, itu bisa kita bagi. Apalagi objek acara ini adalah adik-adik pesantren yang sebenarnya mereka butuh motivasi dan cerita perjuangan dari orang-orang luar biasa. Kegiatan ini semakin mengokohkan posisi kita sebagai khalifah di muka bumi yang sejatinya khalifah bukan hanya pemimpin, lebih dari itu, memberikan manfaat, menjaga stabilitas dan mampu menciptakan kemakmuran di muka bumi. Karena satu perhatian kecil adalah awal dari perjalanan penuh cinta. Tambah Wahyu.

Faruq, Mahasiswa magister manajemen ITB, Ketua Umum Kamil Pascasarjanan ITB juga turut hadir dalam acara ini. Faruq mengungkapkan kerjasama seperti ini harusnya bisa menjadi program yang rutin dilakukan oleh lembaga-lembaga atau komunitas mahasiswa lain yang ada di kampus. Harapannya akan banyak mahasiswa yang lebih peduli dengan lingkungan sekitar, karena kita tentu tidak bisa selalu mengharapkan bantuan, perhatian lebih atau selalu menyalahkan pemerintah. Kita tahu, kita bantu. Ide-ide tersebut sudah coba dilakukan oleh komunitas LPDP ITB dan bekerjasama dengan Kamil Pascasarjana ITB. Mudah-mudahan bisa menjadi trend positif dikalangan mahasiswa di Bandung. Tambah Faruq. Semoga dengan diadakannya acara ini dapat meningkatkan kepekaan sosial dari para awardee untuk lebih peduli terhadap kehidupan sosial disekitarnya, bahwa masih banyak anak-anak yang kurang mampu yang membutuhkan bantuan, Tutup Ito.

(Damara Saputra/ Mutiara)

28 views