Category Archives: Annisa

  • 0

An-Nisa Cakrawala: Pentingnya Ilmu Thaharah bagi Seorang Muslimah

BANDUNG – Departemen An-Nisa Kamil Pascasarjana kembali melaksanakan kajian rutin satu kali sebulan yang dinamakan Cakrawala (Bicara Perkara Wanita Sholeha) pada Jumat, 12 Mei 2017. Cakrawala kali ini mengusung tema “Fiqih Thaharah Muslimah” dengan pemateri yaitu Siska Hikmah, Lc yang merupakan lulusan LIPIA Jakarta. Beliau menyampaikan materi dengan jelas dan menarik sehingga membuat peserta tampak antusias menyimak kajian yang dilaksanakan di Gedung Sayap Selatan (GSS) E Masjid Salman ITB.

Suasana Cakrawala di GSS E Masjid Salman ITB. Foto oleh: Farhani Dept. Annisa

            Teh Siska terlebih dahulu menjelaskan tentang hubungan Islam dan kebersihan. Dijelaskan bahwa Allah mencintai orang yang bersuci, serta merupakan syarat ibadah dan pencegahan dari penyakit. Thaharah secara bahasa artinya adalah kebersihan dan secara istilah berarti mengangkat hadats dan menyucikan najis. Najis terdiri dari banyak jenis. Secara umum najis terdiri dari tiga bagian yaitu najis ringan seperti kencing bayi laki-laki, najis sedang seperti nanah, darah, muntah serta najis berat seperti anjing dan babi. Sebagai seorang muslim kita harus jeli melihat suatu keadaan apakah termasuk ke dalam najis atau tidak agar diri kita senantiasa suci dan dapat melakukan ibadah, seperti sholat yang mengharuskan suci dari najis maupun hadats.

            Terkait dengan tema Cakrawala kali ini yaitu thaharah bagi muslimah, Teh Siska juga menjelaskan thaharah seputar haidh dan nifas. Seorang muslimah harus bisa menjaga kebersihan dirinya, mengetahui apa saja yang tidak boleh dilakukan selama masa haidh dan nifas serta apa yang dilakukan setelah masa haidh atau nifas berakhir. Setelah penyampaian materi, perwakilan Departemen An-Nisa memberikan kenang-kenangan dan diikuti dengan foto bersama.

 

Penulis: Mutiara


  • 0

Cakrawala: Wanita Jangan Menjadi Katak dalam Tempurung

BANDUNG – Wanita sebagai madrasah pertama bagi keluarganya haruslah memiliki kemampuan dan kemauan dalam usaha untuk memperbaiki diri. Sebenarnya tidak hanya wanita, lelaki pun juga perlu memiliki hal ini. Akan tetapi, wanita mampu menjadi jembatan antar generasi. Berangkat dari peran wanita tersebut, Departemen An-Nisa Kamil Pascasarjana ITB 2017 pada tanggal 21 April 2017, mengadakan Cakrawala (Bicara Perkara Wanita Shalihah) yang ke-2 dengan tema “Wanita Kunci Peradaban Dunia”. Kajian dimulai pada pukul 16.00 WIB. Pematerinya yaitu Sasa Esa Agustiana atau yang akrab disapa Teh Sasa. Beliau merupakan pemiliki Al-Hikmah Preschool Bandung, penyiar MGT Radio 101,01 FM Bandung, penulis di Khasanah Intelektual serta masih banyak pengalaman hebat beliau lainnya. Adapun Cakrawala merupakan kajian dalam bentuk bincang-bincang khusus perempuan yang rutin diadakan satu kali dalam sebulan oleh departemen terbaru Kamil Pascasarjana ITB 2017, Departemen An-Nisa. Cakrawala pertama telah diadakan pada bulan lalu, tepatnya pada tangal 17 Maret 2017 dengan tema “Half a Deen: Motivasi dan Bekal”.

Cakrawala ke-2 dengan Tema “Wanita Kunci Peradaban Dunia”. Foto: Rizqi Amalia Zikra

Kajian ini dihari lebih kurang 34 peserta dari berbagai kalangan maupun kampus yang ada di Kota Bandung, seperti UPI dan Unpad. Tidak hanya mahasiswa, juga terlihat beberapa peserta yang telah berkeluarga dan masyarakat umum yang menghadiri kajian kali ini. Teh Sasa menjelaskan bahwa wanita jangan hanya terpaku di tempat. Wanita juga berhak untuk berpetualang, keliling dunia menemukan sesuatu yang lebih dari apa yang mereka dapatkan saat ini. Terutama dalam mencari ilmu. Dalam kajiannya Teh Sasa juga menyelipkan cerita-cerita wanita teladan pada masa kenabian, seperti Aisyah, Khadijah dan lainnya. Peserta terlihat sangat antusias karena kajian dengan tema ini memang diperlukan bagi seorang wanita untuk saat ini dan masa yang akan datang.

“Alhamdulillah acara tadi berjalan lancar. Buat tim Annisa tetap semangat dan bersiaplah untuk selalu mendapat kejutan-kejutan manis dari Allah.” ungkap Wahidah, Ketua Departemen An-Nisa.  Kajian ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada Teh Sasa dan dilanjutkan dengan foto bersama.

 

Penulis: Mutiara


  • 0

Berbagi Hijab dan Motivasi bersama An-Nisa dan Eksternal Kamil 2017

BANDUNG – Menutup aurat merupakan kewajiban bagi seluruh wanita muslimah yang telah baligh tanpa terkecuali. Hal ini disampaikan Allah dalam firmanNya pada Al-Quran surah Al-Ahzab : 59 yang artinya “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan wanita-wanita (keluarga) orang-orang mukmin, agar mereka mengulurkan atas diri mereka (ke seluruh tubuh mereka) jilbab mereka. Hal itu menjadikan mereka lebih mudah dikenal (sebagai para wanita muslimah yang terhormat dan merdeka) sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah senantiasa Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”  Akan tetapi, seperti yang kita ketahui masih banyak wanita yang belum menutup aurat dengan berbagai alasan. Oleh karena itu, Departemen An-Nisa dan Departemen Eksternal Kamil Pascasarjana ITB 2017 mengadakan suatu kegiatan bernama “GEMA ( Gerakan Muslimah) Berhijab” yang diadakan pada Hari Minggu, 22 April 2016 bertempat di Alun-alun Masjid Raya Kota Bandung. Gerakan ini diadakan pagi hari pada pukul 09.00 hingga 9.30 WIB.

Beberapa Koleksi Hijab yang Terkumpul Dari Para Donatur. Foto: Ira

Sebanyak lebih dari 100 hijab telah terkumpul pada GEMA kali ini dan sebanyak 36 hijab telah dibagikan kepada para pengunjung Alun-alun Masjid Raya Kota Bandung secara cuma-cuma. Selain membagikan hijab, para volunteer acara GEMA yang terdiri dari akhwat Kamil Pascasarjana ITB 2017 juga membantu mengenakkan hijab tersebut. Setelah itu, mereka juga memberikan  motivasi dan semangat agar tetap menggunakan hijab dan kapan pun dan dimana pun mereka berada. Para pengunjung terlihat bergitu antusias menyambut baik kegiatan ini.

Ibu Rabiyati, salah satu pengunjung Alun-alun yang mendapatkan hijab menyampaikan rasa terima kasih atas terselengaranya kegiatan GEMA ini, “Kegiatan ini sangat memotivasi untuk menggunakan hijab. Semoga sukses dan berkah kegiatan bagi-bagi hijabnya baik di dunia maupun di akhirat. Terima kasih Kamil Pascasarjana ITB.”

Kegiatan GEMA di Alun-alun Masjid Raya Kota Bandung. Foto: Dept. An-Nisa dan Eksternal Kamil Pascasarjana ITB 2017

“Alhamdulillah, tadi kami dari Eksternal dan An-nisa serta dibantu akhwat dari departemen lain telah mendistribusikan donasi hijab dari Sahabat Kamil di Alun-alun kota Bandung. Aksi bagi hijab ini tujuannya untuk menyalurkan donasi hijab yang telah dikumpulkan bersama dengan tim an-nisa yang hingga Desember nanti ditarget 1000 hijab. Kedepannya semoga semakin banyak donasi hijab yang terkumpul dan makin banyak tempat yang bisa kita jelajahi agar makin banyak saudari muslimah kita yang tergerak untuk berhijab.” ucap Ririn, Sekretaris Departemen Eksternal Kamil, mengungkapkan rasa bahagianya karena acara GEMA berlangsung lancar dan kondusif.

Wahidah, Ketua Departemen An-Nisa Kamil, jga merasakan hal yang sama, “Senang bisa mnjadi ajang silaturahim teman-teman akhwat Kamil dan bisa berbagi dengan saudari muslimah yang belum berhijab. Semoga program ini membantu mengeratkan ukhuwah, menjadi ladang pahala serta menjadi motivasi untuk membumikan hijab.”

Penulis: Mutiara