02 Oktober 2015, Nge-Batik Yuuk!!

batik1

“Pakai Batik??, resmi amat, cuma buat kuliah doang.” Mungkin begitu tanggapan beberapa orang ketika diajak memakai batik. Padahal, tahukah teman-teman kalau batik sudah diresmikan sebagai salah satu karya seni Indonesia yang menjadi warisan dunia oleh UNESCO tahun 2009 lalu? Proses yang harus dilewati pemerintah Indonesia untuk mendapatkan pengakuan ini tergolong sulit dan lama. Diawali dengan proses nominasi Batik Indonesia ke UNESCO, 3 September 2008. Setelah menunggu lebih dari 4 bulan, UNESCO akhirnya menerima secara resmi batik Indonesia pada 9 Januari 2009 untuk diproses lebih lanjut.

Sebelumnya, Malaysia juga mengklaim bahwa batik adalah hasil kerajinan asli Malaysia. Hal ini tergolong wajar mengingat sebagian besar penduduk Malaysia juga berasal dari Indonesia, sehingga terdapat kemiripan budaya dan hasil kerajinan antara Indonesia dan Malaysia. Namun, pemerintah Indonesia langsung bereaksi atas kejadian itu dengan segera mendaftarkan Batik ke dalam jajaran daftar representatif budaya tak benda warisan manusia ke UNESCO.

Berapa bulan setelah diterima UNESCO, tahap selanjutnya yang ditempuh dalam proses pengakuan Batik ialah pengujian tertutup di Paris. UNESCO menggelar pengujian selama 4 hari, 11-14 Mei 2009. Hal yang ditunggu-tunggu pun tiba. Rabu, 2 Oktober 2009, jadi puncak penantian Indonesia. UNESCO mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar representatif Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

2Batik berasal dari bahasa Jawa yang tersusun atas dua kata yaitu “amba” yang mempunyai arti ‘menulis’ dan kata “titik”. Pada zaman dahulu corak yang di hasilkan pada umumnya adalah corak binatang dan tanaman. Batik di indonesia telah di kenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang hingga kerajaan selanjutnya.

Pada Abad XVII batik ditulis oleh nenek moyang bangsa indonesia di atas Daun Lontar dengan corak binatang dan tanaman kemudian seiring bergulirnya waktu, corak batik berganti menjadi corak bermotif abstrak yang menyerupai awan, relief candi, wayang beber dan sebagainya dan media yang digunakan mulai menggunakan bahan kain putih hasil tenunan sendiri. Pewarna yang digunakan terbuat  dari tumbuh – tumbuhan hasil kekayaan alam di Indonesia. Batik mulai meluas pada awal abad ke XIX.

Terdapat beberapa fakta unik mengenai batik, diantaranya adalah batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB. Selain itu, dalam budaya jawa motif batik tidak boleh digunakan dalam sembarang waktu, salah satunya motif batik parang yang dilarang untuk acara pernikahan. Setiap motif memiliki makna dan penempatan penggunaan dalam tradisi adat yang berbeda.

Semenjak tahun 2009 lalu, sudah banyak kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari batik ini, baik di Indonesia maupun dunia. Misalnya himbauan penggunaan batik bagi karyawan pemerintahan pada tanggal 02 Oktober sampai kepada doodle Google yang juga mengusung tema batik. Selain itu, beberapa jenis festival batik juga turut meramaikan peringatan batik ini seperti batik Cirebon dan batik Pekalongan.

Bangga ya hasil seni negeri ini diakui dunia juga. So,, yuk lestarikan dan budayakan hasil negeri ini agar tetap lestari sampai masa nanti. Daaan… Selamat hari Batik 2015!!!!

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>